​Bawaslu Bulukumba Dilapor ke DKPP, Dianggap Tebang Pilih Menangani Kasus Pemilu

oleh -
Bawaslu Bulukumba dilapor

BULUKUMBA, ​Suara Lidik.Com – Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba resmi dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Makassar, Selasa, 14 Mei 2019.

​Pelapor, Muh. Basri Lampe menjelaskan, bahwa laporan terkait adanya dugaan pelanggaran kode etik Bawaslu, Karena dianggap tebang pilih menangani kasus pelanggaran pemilu.

​”Komisioner Bawaslu Kabupaten Bulukumba kami anggap tebang pilih menangani kasus pelanggaran pemilu,”kata Basri.

SMKN 1

Seperti diketahui beberapa kasus pelanggaran pemilu yang ada di Bulukumba, ada kasus dianggap tidak cukup bukti tapi terkesan dipaksakan dilanjut ke tahap penyidikan.

Karena kasus tersebut, telah diputuskan oleh Pengadilan Tinggi Sulsel-Bar bahwa terlapor tidak terbukti bersalah karena tidak cukup bukti.

​Maka kasus itu, lanjut Basri terkesan dipaksakan. Adapun kasus lainnya, yang dianggap cukup bukti tapi terkesan dipaksakan dihentikan. Maka kinerja Bawaslu Bulukumba perlu dipertanyakan netralitasnya selaku pengawas yang seharusnya bersikap independen.

​“Kami harapkan kepada penyelenggara agar bersikap profesional, integritas dan independen. Karena sumpah dan janjinya selaku komisioner harus independen dan bertanggung jawab terhadap negara. Juga saya harapkan agar Bawaslu Sulsel dan DKPP bangun dari tidurnya, untuk mengevaluasi Komisioner Bawaslu Kabupaten. Jika memang komisioner terbukti bersalah maka jangan segang-segang memecat komisioner tersebut,” tegas Basri.(*** gun)