2 Jam Diperiksa Bawaslu, HK Berharap Kasus Pengrusakan APK PPP Segera Berakhir

oleh -

Hamka Pakaja, Aleg DPRD Kabgor yang juga Caleg PAN dapil Telaga Cs ,(foto istimewa).

Gorontalo, Suaralidik.com – Anggota DPR kabupaten Gorontalo dari Partai Amanat Nasional (PAN) Hamka Pakaja berharap kasus dugaan pengrusakan Alat Peraga Kampenya (APK) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) segera berakhir.

SMKN 1

Menurut Hamka, Pemilu telah usai dan telah dimenangkan oleh PPP. Sehingga perkara yang mengakibatkan dirinya juga ikut diperiksa oleh Bawaslu Kabgor sebagai saksi perlu diakhiri.

“Saya berharap persoalan ini berakhir dengan PPP menang dan enjoy, karena sudah diperkirakan mendapatkan kursi ketua DPR serta bisa mengusung Calon Bupati,”kata Hamka usai diperiksa Bawaslu, Senin 22/04/2019.

Caleg PAN dapil Telaga Cs ini diperiksa selama kurang lebih dua jam, dan dicerca dengan beberapa pertanyaan terkait pengrusakan APK PPP yang terjadi didesa Tabumela Kecamatan Tilango pada saat kampanye monologis PPP didesa tersebut beberapa waktu lalu.

“Adanya pengrusakan itu baru hari ini saya ketahui, karena sepengatuan saya tak ada yang merusak tapi hanya dicabut untuk diamankan. Itu penyampaian masyarakat kepada saya,”terang Hamka.

HK mengaku saat kejadian pengrusakan tak berada dilokasi namun mengikuti kampanye dikecanatan Telaga Biru. Kejadian dugaan pegrusakan terjadi tak jauh dari posko dan tempat tinggalnya.

“Saat saya mengikuti kampanye dikecanatan Telaga Biru. Saya hanya dimintai klarifikasi karena nama saya disebut disitu oleh Pak Iwan Manangi termasuk Sanana (Sofyan Ishak),”jelas HK.

“Saya hanya ditanya apakah kenal Pak Iwan, saya mengenal Iwan Manangi pada saat beliau menjadi Caleg PAN dan dia bukan pengurus partai,” sambung HK.

Hamka juga mengaku hingga saat ini pengurus PPP belum bersilaturahmi dengan pengurus PAN untuk membahas mempermasalahkan ini,. saya katakan tidak ada karena dianggap hingga hari ini saya tidak tau.

“Hingga hari ini tidak ada pengurus PPP mendatangi pengurus PAN. Saya menjelaskan kepada penyidik bahwa menurut keterangan masyarakat yang saya terima, APK tersebut tidak dirusak hanya diamankan saja dan disitu juga ada pihak kepolisian sebanyak satu mobil termasuk kapolsek,”tutup HK,(***Rollink).