25 Tersangka Terkait Kasus Vaksin Palsu di Tangkap Mabes Polri

oleh
Ilustrasi vaksin palsu
Ilustrasi vaksin palsu

JAKARTA,SUARALIDIK.com- Menyeruaknya kasus peredaran Vaksin palsu untuk anak dan balita di sekitar masyarakat Indonesia belakangan ini tentunya sangat membuat resah banyak orangtua.

Namun kini para orangtua bisa sedikit bernafas lega tetap juga harus tetap waspada. Karena dari hasil penyelidikan yang diawali dengan pengumpulan dan analisa data Mabes Polri telah menangkap 25 orang tersangka yang terlibat atas peredaran Vaksin palsu.

Perkembangan sidik vaksin ditemukan beberapa tersangka yakni 6 produsen, 9 distributor, 4 pengumpul bekas botol vaksin, 1 pencetak label dan bungkus, serta 5 orang dokter,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Mabes Polri, Brigjen Pol Agung Setya, Rabu (31/8/2016)

Adapun vaksin yang dipalsukan, menurut Agung, berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), di antaranya adalah Tripacel, Pediacel, Engerix B, Euvax B, Tuberculin PPD RT 23, Havric Junior.

Pemeriksaan salah satu balita korban Vaksin palsu
seorang dokter sedang memeriksa balita yang menkadi korban Vaksin palsu oleh RS Mutiara Bunda Ciledug di Puskesmas Ciledug Tangerang,beberapa waktu lalu- DOK.SUARA LIDIK

Sedangkan untuk rumah sakit yang diketahui telah terlibat dalam peredaran vaksin palsu ini. Pihak Polda Metro Jaya telah menyiapkan kemungkinan adanya kemarahan dari pihak orangtua yang anaknya menjadi salah satu korban vaksin palsu.

Meski begitu, Agung menegaskan jika penegakan hukum dalam kasus vaksin palsu hanyalah salah satu solusi dari sekian banyak solusi. Karena yang paling penting ialah masyarakat harus lebih bisa mencegah adanya peristiwa seperti ini lagi untuk kedepannya nanti.

Redaksi SuaraLidik: Andi Awal