3 Cabang Olahraga Di Kabupaten Bantaeng Masih Latihan Tanpa Fasilitas

oleh
Atlet Muaythai
Foto Dok : Atlet Muaythai Bantaeng Saat ikuti Wapres CUP Liga nasional Tahun 2017

Suara Lidik Bantaeng,– Dari 29 Cabang Olahraga (Cabor) di Kabupaten Bantaeng, 3 diantaranya adalah Tinju, Muaythai dan Taekwondo yang dibina langsung oleh Yayasan Al Falah Kabupaten Bantaeng belum memiliki fasilitas tempat latihan khusus, Senin (5/6)

Atlet Muaythai
Foto Dok : Atlet Muaythai Bantaeng Saat ikuti Wapres CUP Liga nasional Tahun 2017

Sesuai informasi yang didapat, para Atlet ketiga Cabor ini belum mendapatkan fasilitas khusus untuk tempat latihan sejak awal terbentuknya cabor ini di kabupaten Bantaeng.

Para Atlet ketiga Cabor ini hanya meminjam tempat latihan di Lapangan Dandim 1410 Bantaeng. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Yayasan Al Falah (Rusdi) dengan nada kecewa.

Hampir setiap bulan kami menyurat ke Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk minta di bangunkan fasilitas buat 3 Cabor Bela diri ini, karena ketiga cabor ini seharusnya mendapat perhatian khusus oleh pemkab Bantaeng atas prestasinya yang cemerlang setiap tahunnya” Jelas rusdi kepada suaralidik.com. Senin (5/6)

Ditempat yang berbeda, Pelatih M. Hasbullah selaku pelatih pada Cabor ini menjelaskan kalau  dalam Tahun 2017 ini, Cabor Muaythai Bantaeng kembali memposisikan Bantaeng sebagai Juara Umum 2 (Dua) Se-Indonesia, kemudian Team Taekwondo pun berhasil meraih Medali Emas di Kejuaraan Se-Indonesia Timur.

Guna melakukan persiapan yang lebih matang dan mempertahankan gelar ini, saya kira perlu adanya keseriusan dari pihak pemerintah untuk membantu 3 cabor ini dari segi fasilitas ” Harap Hasbullah , Senin (5/6)

Sementara itu, untuk persiapan menghadapi Kejurda, Praporda dan Liga Internasional Pada Tahun 2017, Ketua Umum Yayasan Al Falah melakukan penggalangan Dana guna membangun Tempat Latihan Atlet Tinju, dan Muaythai di Lorong Bungung Barania Kabupaten Bantaeng, tepatnya di samping rumah Hasbullah.

Upaya untuk mendapatkan Dana Bantuan dari Pemerintah dengan rincian kebutuhan dana sebesar 35 juta sampai hari ini belum juga ada tanda-tanda realisasi sehingga mulai tampak ada kekecewaan dari raut wajah para Atlet dan pengurus Cabor ini. (RSD/BCT)