3 Kali Dibobol Maling, Komputer SDN 07 Buntulia Kembali Raib

oleh
SDN 07 Buntulia
Kepala Sekolah SDN 07 Buntulia saat diambil keterangan oleh penyidik, Polres Pohuwato Senin (23/7).

GOTONTALO, suaralidik. com – Setelah beberapa kali menjadi target pembobolan. Senin (23/07) kemarin, tepatnya saat kegiatan belajar mengajar baru akan dimulai. Sekolah Dasar Negeri 07 Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo kembali dikagetkan dengan adanya aksi pembobolan yang membuat satu unit komputer raib. Aksi pembobolan ini pun sudah yang ke tiga kalinya dialami Sekolah yang berada di Desa Buntulia Tengah, Kecamatan Marisa itu.

Dari Informasi yang dirangkum beberapa hari sebelum diketahui adanya aksi pembobolan itu, tepatnya pada hari sabtu (21/7) kemarin, beberapa orang guru yang bertugas membersihkan ruangan Dewan yang dipakai untuk penyerahan raport para siswa, masih sempat melihat adanya perangkat komputer tersebut. Namun pada senin (23/7) , tepatnya saat para guru dan siswa hendak memulai aktifitas belaja mengajar disekolah, komputer yang digunakan untuk menyimpan data-data penting sekolah itupun sudah tak ada lagi, alias raib. Dengan segera para guru pun langsung mengecek barang-barang lain milik sekolah. meski tak mendapati adanya barang-barang lain yang dibawa kabur maling, para guru mendapati satu jendela ruang guru itu sudah terbuka dengan kondisi kunci yang sudah dirusak.

Usai diambil keterangan oleh penyidik, Isma (29) Salah satu guru SDN 07 Buntulia mengungkapkan bahwa kejadian pembobolan ini sudah yang ke tiga kalinya dialami SDN 07 Buntulia. Sehingga dengan raibnya salah satu komputer Sekolah ini sudah sangat merugikan dan meresahkan pihak sekolah. Pihaknya pun berharap pihak kepolisian segera mengungkap dan menangkap para pelaku pembobolan tersebut.

“Iya pak, ini sudah yang ke tiga kalinya. Awalnya, sebelum kami pulang komputer ini masih ada di salah satu meja yang ada di Dewan. Tapi tadi pagi saat kami masuk ke ruangan, Komputernya sudah tidak ada lagi. Kami harap para pelangkunya segera tertangkap biar tidak ada lagi pembobolan terjadi disekolah kami,” singkatnya.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Pohuwato AKP Muhamad Kukuh Islami SIK mengatakan saat ini kasus tersebut masih dalam proses lidik oleh para petugas. Mengingat persoalan tersebut baru saja dilaporkan pihak sekolah.

“Guna mengungkap kasus pembobolan ini, para petugas sudah turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencaari petunjuk lain,” ujarnya.

Saat ditanyai persoalan maraknya pembobolan sekolah dan perkantoran yang belakangan ini sering terjadi di Pohuwato khususnya di Kecamatan Buntulia dan Marisa, Dirinya mengugkapkan kasus-kasus pembobolan tersebut terindikasi perbuatan para komplotan pembobol rumah. Namun pihaknya masih akan terus mendalami hal itu, dengan mengumpulkan bukti-bukti keterkaitan para pelaku yang sudah berhasil ditangkap dan yang saat ini masih dalam pencarian.

“Anggota sudah saya perintahkan untuk melakukan pengungkapan kasus yang saat ini sering terjadi, khususnya kasus pembobolan yang sering terjadi dirumah-rumah warga, sekolah dan perkantoran. kalau indikasi dilakukan komplotan ada, sehingga pendalaman masih terus kita lakukan,” tandas Perwira yang baru saja menyelesaikan Wisudah PTIK nya tersebut.