40 Miliyar Lebih Kecamatan Bontosikuyu Terbesar Terima ADD Di Kepulauan Selayar

oleh

SUARALIDIK. COM, Selayar – Dari 81 Desa di sebelas Kecamatan se Kabupaten Kepulauan Selayar, Kecamatan Bontosikuyu, adalah terbesar menerima Alokasi Dana Desa (ADD), melalui APBD Kabupaten dengan jumlah tidak kurang dari 40 miliyar.

Hal ini disampaikan Camat Bontosikuyu, Mohamad Basir, SH, dalam sambutannya ketika berlangsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bontosikuyu Kepulauan Selayar, yang berlangsung di Aula kantor Camat Bontosikuyu, Rabu (14/2/18).

Hadir diantaranya, Kepala Badan Perencana Penelitian Pembangunan Daerah, Kepulauan Selayar, Drs. H. Basok Lewa, Ketua DPRD, Mappatunru, S Pd, Komandan Rayon Militer (Danramil) Bontosikuyu Mayor inf Akhmad Sarro, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Bontosikuyu Ajun Komisaris Polisi (Akp) Munasir, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, Awil Taiyeb, Sekertaris Perikanan Dan Kelautan Drs Taharuddin, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, Lsm dan wartawan.

Camat Bontosikuyu Mohammad Basri SH. Mengatakan Kecamatan Bontosikuyu memiliki wilayah yang paling luas, dengan jumlah penduduk per 31 Desember 2017 sebanyak 15.296 jiwa dan memiliki 12 Desa, 3 Desa di antaranya berada dikepulauan sehingga dalam melakukan koordinasi terutama hal – hal yg sifatnya mendesak, perlu penanganan yang cepat.

Misalnya laporan hasil realisasi dan laporan evaluasi tentang penyelenggaraan pemerintah dan pengelolaan keuangan desa sering kali terlambat dalam proses pencairan tahapan 1,2,3 dan tahapan terakhir,” kata Mohammad Basir.

Bahkan Camat Bontosikuyu juga meyinggung mengenai ternak liar yang berada diwilayah Bontosikuyu diharap semua tim jangan menunggu Camat bertindak,” kami harap beberapa penanganan kecil bisa di tangani seperti ternak liar yang sering berkeliaran.

Camat Mohamad Basir, juga mengapresiasi kinerja DPRD Kepulauan Selayar yang sangat membantu pemerintah,” Apalagi ketua DPRD Kepulauan Selayar, Mappa Tunru, adalah orang Bontosikuyu jadi tidak ada lagi alasan terus – terus terkebelakang.

Tahun ini kita dapat anggaran APBD kurang Lebih 40 milliar, dana yang sangat besar dibanding tahun – tahun sebelumnya, ini sudah terbukti keberadaan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kami sangat mengapresiasi perhatian DPRD apalagi Ketua Mappa Tunru, yang terus memperhatikan PAD,” ungkap Camat Bontosikuyu Mohammad Basri SH.

Sementara Kepala Bappelitbangda, Drs. H. Basok Lewa, dalam sambutannya mengatakan, tugas kita tidak hanya mengusulkan dalam musyawarah ini yang menjadi prioritas tapi mesti dikawal lagi, sehingga benar – benar tercapai sesuai motto Bontosikuyu. Kami hanya bisa mengusulkan kepada DPRD agar kepentingan masyarakat bisa tersalurkan”Samaturu”, ujarnya.

Kemudian dilanjutkan arahan Ketua DPRD, Mappa Tunru, S.Pd. dari daerah pemilihan (Dapil) Bontosikuyu, Benteng dan Bontoharu, Mappa Tunru mengatakan evaluasi kerjasama dapat terjalin dengan baik dalam forum musyawarah ini.

Perlu diketahui, dari menjawab visi misi Bupati yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ada dua skala prioritas yang pertama adalah Pariwisata dan kedua adalah Perikanan.

Dan selanjutnya ada 10 tambatan perahu itu adalah upaya kami tahun ini, kemudian lihat kembali porsi kabupaten dan porsi dana desa.

Terkait pariwisata Bontosikuyu sudah mulai digenjot dengan membenahi infrastruktur seperti jalan lingkar kabupaten (Ucok Haidir).