iklan banner pemrov sulsel
Banner PDAM Makassar

6 Pekerja Migran Asal NTT Masih Tertahan di Kota Makassar

waktu baca 2 menit
24 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dideportasi dari Tawau Malaysia pada 3 Juni 2020 lalu kini tiba di pelabuhan Marapokot Kabupaten Nagekeo di pulau Flores.

Kota Makassar, suaralidik.com – Sebanyak 6 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias TKI asal Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tertahan di kota Makassar provinsi Sulawesi selatan, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga: Lidik Pro Kawal Pemulangan 24 Pekerja Migran Asal NTT Hingga Ke Pelabuhan Bira Bulukumba

6 PMI ini merupakan pekerja migran deportan Tawau Malaysia bersamaan dengan 399 PMI lainnya menggunakan KM Thalia Express dan tiba pelabuhan Nusantara Parepare pada 26 Juni 2020 beberapa hari yang lalu.

Pemulangan pekerja migran asal NTT ini akan difasilitasi Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT-BP2MI) Makassar bekerja sama dengan Satgas TKI Sulsel dari Lidik Pro.

Kepala UPT-BP2MI Makassar Moch Agus Bustami  menjelaskan kalau mereka tertahan di kota Makassar lantaran masih menunggu jadwal pemberangkatan kapal ke NTT.

“Saat ini 6 pekerja migran asal NTT itu masih sedang Kami tampung di Shelter Kantor BP2MI Makassar, mulai 26 juni 2020, namun demikian Kami akan fasilitasi mereka dan Insya Allah hari Kamis (2/6/2020) lusa mereka sudah bisa dipulangkan ke daerahnya melalui pelabuhan Bira Bulukumba menuju ke pelabuhan Marapokot,” jelasnya.

Baca juga : BP2MI Makassar: Malaysia Kembali Pulangkan 413 Orang Pekerja Migran Indonesia

Informasi yang dihimpun, dari 6 PMI ini, 2 orang warga Soe, 2 orang warga Sikka, 1 orang warga Kupang dan 1 orang lainnya berasal dari Lembata.

5 orang dipulangkan karena dinilai sebagai pekerja migran ilegal sementara 1 orang lainnya karena alasan kriminal. (*DRWS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *