Advertizing

banner 728x250

7 Tahun Mati Suri, Karang Taruna Makassar Berkarya di Tangan Mahmud La Kaiya

  • Bagikan
Mahmud La Kaiya
Mahmud La Kaiya dalam satu kesempatan bersama Wali Kota Makassar Danny Pomanto ||ist

KT Kota Makassar Kini Beranggotakan 4 Ribu Kader Aktif

MAKASSAR, suaralidik.com – Sebelum terpilih menjadi Ketua Karang Taruna Kota Makassar di  2015 silam, karang taruna sempat mati suri selama 7 tahun akibat adanya dualisme kepengurusan sehingga pada saat itu  mulai terjadi kevakuman aktivitas karang taruna.

banner 728x250

Pada awal pemerintahan Wali Kota Makassar Danny Pomanto, memandang perlu mengaktifkan kembali Karang Taruna Kota Makassar hingga tingkat kelurahan. Maka melalui inisiasi dan fasilitasi Dinas Sosial Kota Makassar sebagai pembina fungsional KT tingkat Kota untuk melakukan pemilihan kepengurusan baru.

Terpilihnya Mahmud La Kaiya sebagai hasil temu karya kota yang demokratis dan terbuka.

Beberapa bulan kedepannya Danny Pomanto kemudian melantik dan mengukuhkan pengurus KT Kota Makassar di hotel Asyira jalan Maipa bersama ratusan tokoh dan kader Karang Taruna Kota Makassar.

Pasca pelantikan KT kota Makassar tahun 2015, Mahmud La Kaiya memboyong anggotanya sebanyak 50 orang untuk ikut Studi Karya Bakti Karang Taruna (SKBKT) Sulsel 2015 di Malili Luwu Timur dan berhasil mengalahkan tim dari Kabupaten/Kota se-Sulsel dan menjadi juara umum dan memboyong piala umum ke Makassar.

Sebelum menyerahkan ke Wali Kota Makassar, kader KT mengarak piala juara umum keliling Kota Makassar.

Para kader bangga atas kepemimpinan Mahmud La Kaiya, membayangkan kehormatan tertinggi yang selama ini tak pernah diraih Karang Taruna Kota Makassar sebelumnya.

Selama kepengurusan 2015-2020, Mahmud La Kaiya mengajak pengurus tingkat kelurahan  untuk melakukan kegiatan kebersihan di masing-masing kelurahan setiap bulannya, sehingga kontribusi karang taruna dalam raihan Piala Adipura Kota Makassar berturut-turut tidak bisa dipungkiri peran aktif Karang Taruna.

“Kegiatan Karang Taruna semasa Mahmud La Kaiya sangat nampak dan terukur dan setiap bulan ada kegiatan, sehingga kurang lebih 40 puluh kegiatan dalam waktu 3 tahun sebelum terjadi dualisme kepengurusan,” ungkap Idris Persada, Ketua Karang Taruna Kecamatan Tamalate kepada reporter suaralidik, Jumat (27/08).

Kemampuan Mahmud La Kaiya mengelola Karang Taruna beda dengan yang lain, Mahmud La Kaiya penuh kharismatik dan sangat memahami anggotanya.

4000 Kader Aktif

“Mahmud ini lihai berkordinasi dengan mitra Karang Taruna sehingga mampu mengumpulkan kader KT kelurahan sekitar 4.000 orang dengan atribut lengkap karang taruna memperingati hari Sumpah Pemuda,” terang Idris.

Mahmud La Kaiya, sosok pemimpin yang ideal, tak banyak bicara tetapi bekerja terukur.

Bahkan langsung turun ke lapangan memimpin anggotanya, tidak risih dan tak pilih kasih terhadap kader dan anggota, sehingga kader karang taruna kota Makassar sangat merindukan Mahmud La Kaiya.

“Sosok Mahmud La Kaiya seorang pekerja ikhlas dan rela berkorban untuk kemajuan Karang Taruna Kota Makassar. Kita doakan beliau tetap istiqamah,”tutup Idris Persada.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *