89 Calon Kepala Desa di Bantaeng Tandatangani Pakta Integritas Damai Pilkades 2017

oleh
89 Calon Kepala Desa di Bantaeng Tandatangani Pakta Integritas Damai Pilkades 2017, disaksikan Wabup dan Kapolres. Selasa (3/10/17).

BANTAENG, Suaralidik.com – Sebanyak 89 calon Kepala Desa menyatakan sepakat untuk menciptakan kondisi damai pada Pilkades serentak tahun 2017 di kabupaten Bantaeng, Sulsel. Pernyataan tersebut disampaikan pada acara Tatap Muka dan Penandatanganan Pakta Integritas Pilkades Damai Tahun 2017, disaksikan langsung Wakil Bupati Bantaeng, Muhammad Yasin. Selasa (3/10/17).

89 Calon Kepala Desa di Bantaeng Tandatangani Pakta Integritas Damai Pilkades 2017, disaksikan Wabup dan Kapolres. Selasa (3/10/17).

Tema yang diusung pada kegiatan tersebut yakni “Mari Kita Ciptakan Pilkades Serentak Yang Aman, Humanis dan Bertanggung Jawab”. Kegiatan ini merupakan inisiasi Kepolisian Resort (Polres) Bantaeng, bersama instansi pemerintah atau penyelenggara, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak agar bagaimana menciptakan dan melaksanakan pilkades yang tertib dan aman.

Para calon kepala desa yang hadir berasal dari 8 Kecamatan terhitung dari 25 desa yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa serentak dengan sistem e-voting.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan menghimbau kepada seluruh calon Kepala Desa untuk tidak melakukan langkah-langkah yang kontraproduktif, baik melakukan penyerangan atau memberi informasi yang salah terkait calon kades lainnya.

“Pada pemilihan Kepala Desa tahun 2015, hanya ada 9 desa yang melaksanakan pilkades serentak. Tahun ini terhitung ada 25 desa dengan sistem e-voting. Dengan jumlah yang jauh berbeda, saya harap kita mampu mengurangi tindakan provokatif yang mengakibatkan permusuhan atau konflik”, paparnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantaeng, Muhammad Yasin menyampaikan beberapa aspek leadership yang harus dimiliki oleh para calon kades.

“Kemitraan adalah salah satu hal paling penting yang harus dibangun oleh seorang pemimpin. Minimalkan kesenjangan, serta tingkatkan derajat sosial masyarakat. Dengan aspek tersebut, saya yakin daerah kita akan semakin maju”, tuturnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2015 Kabupaten Bantaeng menjadi daerah pertama di Indonesia Timur yang melaksanakan pilkades dengan sistem e-voting. Tahun ini Bantaeng kembali diharapkan mampu menjadi percontohan bagi wilayah-wilayah lainnya di Indonesia.

Pemungutan suara pilkades akan berlangsung pada 11 Oktober mendatang, dengan rincian jumlah calon kepala desa dari Kecamatan Bantaeng 5 orang, Kecamatan Eremerasa 23 orang, Kecamatan Bissappu 11 orang, Kecamatan Sinoa 12 orang, Kecamatan Uluere 10 orang, Kecamatan Pa’jukukang 10 orang, Kecamatan Gantarangkeke 10 orang, dan Kecamatan Tompobulu 8 orang.