Ada Pernikahan Sesama Perempuan di Bulukumba, Bupati: Saya Minta Segara Pisahkan

oleh
Bupati Bulukumba, A.M Sukri Sappewali.

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Pernikahan sesama perempuan yang terjadi di dusun Erelebu, Kelurahan Eka Tiro, Kecamatan Bontobahari, kabupaten Bulukumba, Sulsel pada 17 September 2017 lalu, heboh dan gempar di masyarakat membuat Bupati Bulukumba, A.M. Sukri Sappewali angkat bicara.

“Saya sebagai pemerintah daerah terpukul dengan kejadian ini,” ujarnya A.M Sukri kepada Suaralidik.com, Kamis (28/9/17).

Bupati Bulukumba AM.Sukri Sappewali menerima bantuan Embun secara simbolis dari Menteri Desa PDTT di Palu, Sulawesi Tengah. Selasa (26/9/17).

Menurut orang nomer satu di kabupaten yang kental dengan perda keagamaan itu merasa prihatin dengan adanya pernikahan sesama jenis. Dirinya pun segera memerintahkan instansi yang berwenang agar kedua pasangan terlarang itu dipisahkan.

“Saya sangat prihatin. Saya sudah memerintahkan Wakil, Kadis Pemberdayaan Perempuan, Kakan Kemenag dan instansi terkait mengunjungi Korban. Saya bicara dengan ibunya mempelai Wanita serta Neneknya yang sangat terpukul dgn kejadian ini dan meminta untuk segera dipisahkan,” tegas Bupati yang diketahui sedang berada di Palu, Sulawesi Tengah itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, pernikahan sesama perempuan, Antara Rahmat Yani alias Rahmayani yang mengaku laki-laki dengan SNH awalnya berjalan lancar. Saat acara resepsi yang berlangsung dua itu juga hari tampak meriah.

Kedok Rahmat Yani barulah terbongkar saat beberapa pihak mencurigainya perempuan hingga akhirnya viral di Medsos pada Rabu 27 September 2017. (Ar/ *)