Agenda Studi Banding Lidik Pro ke Kantor BNK Bone Baru Terealisasi, Ini Hasilnya

  • Bagikan
BNK Bone

Bone, Suaralidik.com – Agenda Lidik Pro untuk studi banding di kantor Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bone baru terelisasi sejak tahun 2019 lalu.

Tugas utama BNK salah satunya adalah menyusun dan melaksanakan kebijakan nasional mengenai pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Selain itu, mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Hasil rapat koordinasi BNK di Kabupaten Bulukumba pada Kamis 18 Juli 2019 lalu adalah langkah awal BNK bulukumba namun tidak nampak aktivitas sesuai dengan tupoksi pembentukannya.

Ini adalah salah satu alsan Lidik Pro sehingga meluangkan waktu untuk studi banding ke BNK Bone.

Hal ini diungkapkan langsung Ketua Badan Investigasi Lidik Pro (BINPRO) Harianto Syam usai melakukan studi banding di BNNK kabupaten Bone pada Selasa (2021/04/21).

“mengherankan BNK Bulukumba, saya hanya satu kali mendengar kabarnya yakni pada saat rapat koordinasi saja, setelah itu mati suri. sementara di Bone mereka aktif dan bahkan kantor BNK di sana tergolong besar dan aktif”, jelas Harianto Syam yang kerap disapa Anto.

Lanjut Anto, “peredaran narkoba di Bulukumba seakan tidak ada habisnya, sehingga keberadaan BNNK lembaga vertikal ini sangat dibutuhkan”.

Didampingi Ketua DPC Lidik Pro Bulukumpa Agussalim alis Jihank, Anto juga menjelaskan studi banding diagendakan sejak tahun 2020 lalu namun karena dampak pandemi covid-19 sehingga baru direalisasikan.

“Alhamdulillah, Kami ditemui langsung oleh Kasubbag Umum BNNK kab.Bone oleh Drs. Andi Sadikin, beliau mengetahui riwayat hidup awal terbentuknya BNNK Bone hingga menjadi Nasional dan berfungsi target kerja dibeberapa kabupaten”, Kata Anto.

Selain mendapatkan penjelasan tentang sejarah berdirinya kantor BNNK Kabupaten Bone.

Kata Anto, Andi Sadikin banyak juga memaparkan target kerja pencegahan, penanganan dan penangkapan bagi yang pengguna narkotika.

Tidak hanya sampai disitu, bahkan data-data akses kerja mereka tersusun rapi dalam arsip digital dan aktual.

“dari data tersebut ada yang menjelaskan direhabilitasi dan tempatnya berbeda-beda ada yang swasta maupun milik pemerintah, ada yang rawat jalan dimana orang tersebut haruslah sering sering mendatangi kantor BNNK untuk mengikuti sosialisasi mandiri untuk memperbaiki diri dalam bergaul maupun bermasyarakat dan beliau juga menjelaskan ada yang berunjung perkara hukum”, tutup Anto.

Informasi lainnya yang berhasil dihimpun, Aktivis Lidik Pro yang kerap jadi orator Lidik Pro setiap aksi demo ini akan segera menggelar hearing dengan pihak DPRD Bulukumba. (*BCHT)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *