AGRA AKSI DI LINGKARAN FINISI DAN KANTOR BUPATI BULUKUMBA

oleh

Bulukumba LIDIK News.memperingati hari ketiadaan tanah internasional.dengan tema tingkatkan perjuangan Melawan Perampasan Tanah Secara global dalam penghisapan imperalisme atas tanah dan sumber daya alam serta hentikan kekerasan dan kriminalisasi terhadap kaum Tani.AGRA CAB BULUKUMBA.Hari ini selasa 29 maret 2016 mulai pukul 10’00 wita pagi ini .melakukan aksi bersama kaum buruh tani nelayAn .koordinator aksi Arwin Sampoerna menyatakan sikap sebagai berikut.

1’kembalikan tanah ulayat masyarakat adat Kajang yang dirampas oleh PT lonsum Tbk

2′ kembalikan tanah adat bulukumpa Toa yang dirampas oleh PT lonsum Tbk

3′ Keluarkan seluruh tanah masyarakat bontobahari yang berada dalam kawasan Tahura (tanah hutan raya)

4′ hentikan reklamasi pantai dan pembangunan mega proyek water front city

5′ menuntut kepada PT lonsum Tbk untuk menyediakan areal lahan kepada peternak untuk menambatkan ternaknya dalam kawasan Perkebunan karet Sesuai dengan kesepakatan di Dinas Peternakan Bulukumba.

6′ memberikan jaminan atas stabilitas harga rumput laut.

7′ hentikan seluruh kegiatan Dinas Kehutanan di dalam kawasan tahura (taman hutan raya)

8’berikan subsidi/bantuan langsung tunai (BLT) kepada nelayAn saat musim paceklik.

9′ berikan bantuan kepada nelayan dan petani rumput laut.

10′ menuntut keseriusan pemerintah untuk menyelesaikan seluruh ganti rugi fasilitas pendidikan sekolah yang diklaim oleh masyarakat.

Lebih lanjut Rudy Tahas injek berharap agar pemerintahan hari ini jangan hanya sibuk urus proyek atau bagi bagi proyek dengan team pemenangannya tapi harus pekah terhadap nasib rakyatnya hari ini yang dirampas hak haknya.tuturnya. (dw111ss)IMG20160329105919IMG20160329104742