Agus Arifin Nu’mang : Orang Tua Kami Tidak Mengajari Mencari Uang di Pemerintahan

oleh
Agus Arifin Nu'mang di parepare
Agus Arifin Nu'mang Photo Bareng bersama Pendukung Agus-TBL di Parepare

Opini,Suaralidik.com– Menjadi calon gubernur yang tak diperhitungkan rupanya bukan soal bagi Agus Arifin Nu’mang. Apalagi jika itu hanya menyangkut financial (keuangan). Karena, bagi Wakil Gubernur Sulsel dua periode ini, orang tuanya memang sejak dulu tak mengajarinya cari uang dari pemerintahan.

Agus pun menyadari, salah satu kelemahannya maju di Pilgub Sulsel adalah soal uang. “Kalau mauki cari uang di kami, tentu bapak/ibu tidak akan dapatkan. Karena memang kami tidak punya banyak uang, apalagi untuk membeli suara rakyat,” kata Agus di hadapan warga Parepare, Sabtu, 31 Maret 2018.

Akan tetapi, lanjut Agus, dirinya maju sebagai calon gubernur bersama Tanribali Lamo karena ingin melayani rakyat. Dan itu sudah dibuktikan sejak dirinya menjadi anggota dan Ketua DPRD Sulsel hingga menjadi Wakil Gubernur Sulsel dua periode.

“Sebagai anak bupati, kurang apa kami, anak Arifin Nu’mang yang pernah Bupati Sidrap kalau mau cari uang. Tapi kami memang tak diajari cari uang di pemerintahan apalagi di rakyat,” kata Agus.

Begitu juga saat menjadi Ketua DPRD Sulsel dan Wakil Gubernur Sulsel dua periode. Kekuasaan yang dimiliki, lanjutnya, sangat mungkin dimanfaatkan untuk cari uang. Tapi, lagi-lagi itu tidak dilakukan. Sebab, yang diajarkan orang tuanya adalah bagaimana bermanfaat bagi orang banyak.

“Kami diajarkan untuk melayani masyarakat. Diajarkan untuk bermanfaat bagi orang banyak. Diajarkan untuk mensejahterakan masyarakat. Bukan untuk memperkaya diri sendiri,” ungkapnya di hadapan ratusan warga Cempae, Soreang, Parepare.

Bagi Agus, jabatan adalah sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena kalau masyarakat sejahtera, tentu pemerintahnya berhasil. Sebaliknya, jika pejabat yang kaya raya, tapi rakyat sengsara, maka tidak ada gunanya pemerintah.

“Orang tua kami mengajari kami bahwa uang itu tidak dibawa mati,” tegas pasangan Tanribali Lamo ini.

Agus lalu bertanya kepada hadirin, “Adakah rumahnya Arifin Nu’mang di Parepare?” Serentak hadirin menjawab, “Tidak Ada.”

Agus menegaskan, dirinya tidak pernah malu atau kecewa karena tidak punya rumah di Parepare. Tapi, ia akan sangat bersedih jika masih ada warga Parepare yang belum punya rumah. Karena itu adalah tugas pemerintah.

“Kalau soal saya tidak punya rumah di Parepare atau di daerah lain, tidak ada masalah. Karena saya yakin, bapak/ibu tidak akan menolak jika saya dan rombongan mau menumpang tidur,” ujar Agus yang lagi-lagi dijawab, “Tidak!” oleh ratusan hadirin.

Untuk diketahui, selama masa kampanye dan berkeliling Sulsel, Agus memang tak pernah menginap di hotel. Ia lebih memilih menumpang di rumah-rumah warga. Baik itu di rumah keluarga, maupun di rumah teman atau sahabatnya yang siap memberi tumpangan.

Warga Parepare, Ridwan mengakui kesederhanaan dan rekam jejak Agus Arifin Nu’mang maupun Tanribali Lamo. Kata dia, mulai dari orang tua keduanya sudah dikenal bersih dan tidak rekam jejak yang tercela.

“Memang wajar kalau Agus-Tanribali menggunakan tagline, bersih, teruji, dan berpengalaman. Karena faktanya memang demikian,” kata warga Soreang ini. (***Opini AGus AN)