Ajak Masyarakat Cerdas dalam Penggunaan Obat, Pemkab Gelar Sosialisasikan Gema Cermat

oleh -
Sosialisasi
capt : Pencanangan Gema Germas tingkat Kabupaten Pohuwato, Kamis (4/7) kemarin. (foto Iwan/Humas).

POHUWATO, Suaralidik.com – Permasalahan kesehatan terkait dengan dunia kefarmasian masih banyak di Kabupaten Pohuwato. Antara lain masih banyak didapatkan di pasaran peredaran produk obat, obat tradisional, kosmetik dan makanan yang ilegal.

Sehingga itu Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato pun menggelar Sosialisasi dan Evaluasi Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) dan Optimalisasi Agent of Change (AoC), Kamis 04/07/2019.

Bertempat di Hotel Grand Permai Marisa, kegiatan ini juga dalam rangka mendukung Germas di Kabupaten Pohuwato.

Kegiatan yang dibuka Sekda Djoni Nento itu dihadiri Fachriah Samsudin,S.Si,Apt selaku Adminkes pada Direktorat Pelayanan Kefarmasian Kemenkes RI, Lilik Yusuf Indrajaya,SE,S.Si,MBA.Apt selaku Wakil Sekretaris Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia serta Unsur Dinas Kesehatan Provinsi.

Sekda Djoni Nento dalam sambutannya mengatakan, gerakan ini sangat baik dan penting untuk dilaksanakan mengingat masih banyaknya penggunaan obat-obat yang tidak melalui resep dokter. Seperti halnya masalah penggunaan penjualan obat yang boleh dikatakan bebas karena ada warung dan toko yang memang menjual langsung.

“Padahal obat itu harus melalui resep dokter, sehingga kalau kita cerdas dalam menggunakan obat kenapa obat terebut tidak diminta ke Puskesmas ataupun di puskes pembantu yang ada di desa. Hal ini untuk menjamin dan menjaga masalah kesehatan,” kata Sekda.

Sehingga itu diharapkan kepada Dinas Kesehatan dan seluruh Kepala Puskesmas agar mensosialisasikan penggunaan obat kepada masyarakat. Agar masyarakat beroleh obat yang sesuai resep dokter.

“Jangan sampai masyarakat sembarangan dalam menggunakan obat. Dan kita tidak tahu apa obat itu sudah kadaluarsa karena tidak ada yang mengontrol. Untuk itu para Apoteker harus mengontrol obat-obat yang ada di warung dan toko-toko obat,” tambahnya.

Sebelumnya Kadis Kesehatan melaui Sekretaris Irawaty Monoarfa menyampaikan dengan kegiatan ini dirasa perlu untuk melindungi masyarakat dengan memberdayakan masyarakat untuk mampu menggunakan obat dengan bijak melalui Gema Cermat.

“Olehnya dukungan dari seluruh lintas program, lintas sektor serta seluruh elemen masyarakat untuk keberlangsungan program ini demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Pohuwato,” tuturnya.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Pencanangan Gema Germas tingkat Kabupaten Pohuwato. Yang ditandai dengan pemukulan polopalo oleh Sekda, Kemenkes, Dikes Provinsi, Dikes Pohuwato serta Penyematan tanda Apoteker AoC.(TR/02).