AKBP Guruh Arif Darmawan Eksekusi Satu Teroris Di Duga Anggota Basri MIT Santoso

oleh
Evakuasi Teroris oleh Tim III Satgas Tinombala di Poso, Senin (19/9/2016) siang-SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com, POSO – Kembali kontak senjata terjadi di wilayah seputaran perkebunan Tombua Desa Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso, Senin (19/9/2016) sekitar pukul 09.25 Wita. Kontak senjata tersebut antara OTK yang di duga kelompok Basri yang telah melarikan diri dengan Carli 16 Satgas Tinombla dan di dapat informasi dari Kontak snjata tersebut OTK terduga teroris di kabarkan Meninggal Dunia

Sekitar 30 Menit kemudian, sekitar pukul 09.55, Tim Satgas Tinombla Sektor 3 yang di pimpin oleh Dansektor, Ajun Komisaris Besar Polisi ( AKBP ) Guruh Arif Darmawan.SIk, segera melakukan evakuasi terhadap jenazah yang di duga teroris tersebut. Dalam perjalanan melewati perbukitan dan hutan, Tim Satgas Tinombala tiba di Dusun Gantinadi sekitar pukul 12.25 Wita dan langsung membawa jenazah terduga teroris tersebut ke Polsek Poso Pesisir Selatan ( PPS ) yang juga menjadi Posko Satgas Tinombla Sektor 3.

Di Posko Satgas Tinombala tersebut di lakukan Identifikasi Jenazah oleh Tim Polda Sulteng dan Polres Poso yang di pimpin Ajun Komisaris Polisi ( AKP ) M.Yusran yang turun langsung melakukan pengambilan dokumentasi dan jenazah di bawa ke RS Bhayangkara Palu untuk dilakukan identifikasi mendalam terhadap jenazah tersebut.

Dari barang bukti yang sempat diamankan bersama dengan jenazah teroris tersebut terdapat Sebilah parang, 1 buah Bom Lontong, 1 Buah Rompi Magazen dan 1 buah tas karung.

Jenazah Terduga Teroris, Adji Pandu Suwotomo ( Subron ) yang tewas saat Kontak senjata dengan  Tim III satgas Tinombala Poso, Senin (19/9) siang - SUARALIDIK.com
Jenazah Terduga Teroris, Adji Pandu Suwotomo ( Subron ) yang tewas saat Kontak senjata dengan Tim III satgas Tinombala Poso, Senin (19/9) siang – SUARALIDIK.com

Dari Informasi yang di himpun Suara Pembaca SuaraLidik.com, di peroleh info bahwa Identifikasi dan Gelar Barang Bukti akan dilaksanakan di Palu dan dugaan sementara jenazah yang tewas hasil kontak senjata di perkebunan Tombua Desa Tangkura tersebut merupakan bagian dari kelompok Basri yang melarikan diri atas nama Adji Pandu Suwotomo alias Subro alias Sobron

REPORTER ; suara pembaca-suaralidik.com

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com