Akhirnya Pentolan MIT Santoso, Basri di Tangkap….Echhh Malah Tebar Senyuman

oleh
Basri, Pentolan MIT Santoso saat di tangkap Resimen III Pelopor Korps Brimob Mabes Polri, Rabu (14/9/2016) -IST-SUARALIDIK.com

PALU,SUARALIDIK.com – Salah satu pentolan MIT Santoso, Basri berhasil di tangkap hidup-hidup dalam sebuah operasi penyergapan Tim Resimen III Pelopor Korps Brimob Mabes Polri, Rabu ( 14/9/2016) lalu di Sektor Satu, Poso Pesisir Selatan. Dalam penangkapan di tengah hutan tersebut, Basri tidak melakukan perlawanan dan bahkan menebar senyum kepada anggota Pelopor Korps Brimob yag menggiringnya menuju mobil.

Basri, Pentolan MIT Santoso saat di tangkap Resimen III Pelopor Korps Brimob Mabes Polri, Rabu (14/9/2016) -IST-SUARALIDIK.com
Basri, Pentolan MIT Santoso saat di tangkap Resimen III Pelopor Korps Brimob Mabes Polri, Rabu (14/9/2016) -IST-SUARALIDIK.com

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar dalam konfrensi persnya mengatakan, Basri ditangkap di Sektor Satu, Poso, Pesisir Selatan, Rabu (14/9) sekitar pukul 09.00 WIB

Kondisi Basri hidup,” ujar Irjen Boy Rafli

Basri ditangkap bersama DPO lainnya bernama Andhika. “namun Andhika tewas dan ditemukan mengapung di Sungai Puna Desa Tangkura “ ujarnya.

Basri yang punya nama lengkap Mohammad Basri bin Baco Sampe alias Ayas alias Bagong alias Opa. Dia adalah anak pertama dari empat bersaudara.

Selama tahun 2002 sampai 2006 Basri bergabung dengan Jamaah Islamiyah (JI) Tanah Runtuh, Poso. Dia diketahui mengikuti pelatihan militer ( Tadrib asykari) tahun 2003 masuk angkatan ” UHUD II”. Materi latihan yang diikuti yakni perang, menggunakan senjata api, merayap, roling dan naik pohon pakai tali.

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com