banner 728x250

Aksi Penolakan TKA dan TKLD ke Gorut, SP : Hanya Buang-Buang Energi

  • Bagikan
Supanto Patingki
Foto : Aktivis Gorut, Supanto Patingki,(foto Istimewa).

GORUT, Suaralidik.com – Aksi penolakan atas rencana kedatangan TKA asal Cina dan Tenaga Kerja Luar Daerah (TKLD) yang rencananya akan dipekerjakan di PLTU Tomilito, Gorontalo Utara (Gorut), menurut aktivis muda Supanto Patingki hanya buang-buang waktu dan energi.

“Pemerintah sudah melakukan rapat koordinasi dan menghasilkan beberapa kesepakatan, salah satunya pembentukan Tim Sosialisasi. Mau tidak mau kita tetap harus menerima kedatangan. Jadi untuk apa kita menolak, sementara pemerintah pusat meloloskan mereka,” kata Supanto kepada media ini via whatsaap, Rabu 15/07/2020.

banner 728x250

“Jadi saya berfikir kita hanya buang-buang waktu, tenaga dan pikiran saja. Ingat, waktu adalah kesempatan yang tidak terulang kembali. Maka jangan sia-siakan waktu,” sambung Supanto.

Baca Juga : Aktivis Gorut Tolak Rencana Kedatangan TKA Cina dan TKLD

Menurut Suapanto pemerintah Gorut harus fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), agar tenaga kerja yang disiapkan punya daya saing dengan para TKA atau TKLD.

“Kita harus manfaatkan waktu ini untuk meningkatkan SDM. Pemerintah harus mendorong, mendukung dan memfasilitasi masyarakat Gorut dalam peningkatan SDM,” jelas Supanto.

Baca Juga : SP Dukung Kedatangan TKA Cina dan Pekerja Luar Daerah di Gorontalo

“Saat ini kita hanya berjibaku menolak dengan berbagai macam cara, sementara mereka saat ini dianggap punya keahlian yang dibutuhkan oleh PLTU. Seharusnya jauh sebelum proyek PLTU masuk, kita sudah mempersiapkan SDM untuk bisa bersaing  dengan para pekerja luar,”tutur Supanto.

Pada proses pembangunan kata Supanto, telah terjadi perbedaan pendapat terkait ketenagakerjaan, apalagi kalau sudah selesai dan mulai dioperasikan yang tentu membutuhkan  tenaga kerja.

Baca Juga : Rapat Forkopimda Tentang Kedatangan TKA Cina ke Gorut Diwarnai Ketegangan

“Pertanyaannya, apakah kita sudah siap dengan hal itu? Alangkah baiknya kita fokus pada peningkatan SDM. Kita harus perlihatkan kepada pihak PLTU kita juga punya skill yang mampu bersaing dengan TKA dan TKLD,” pungkas Supanto.(TR/05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *