Aksi Tolak Tambang Pasir Laut Galesong-Sanrobone, Berlanjut Ke DPRD Takalar

oleh

Suara Lidik Takalar – Puluhan warga nelayan Galesong Raya dan Sanrobone, Forum Masyarakat Pesisir Nelayan Galesong Raya dan Sanrobone, Formasi Negara, dan FIK-KSM siang tadi melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Takalar dan kemudian dilanjutkan ke Kantor DPRD Takalar yang diterima diruang Komisi 1 DPRD Takalar. 15/5/2017

Setelah sebelumnya melakukan orasi didepan Kantor Bupati Takalar, puluhan pengunjuk rasa lalu melanjutkannya ke depan Kantor DPRD Takalar, isi dan tuntutan yang sama dilontarkan yakni segera mencabut izin prinsip Bupati Takalar pada empat perusahaan yang melakukan pengerukan pasir di Perairan Galesong Raya dan Sanrobone Kabupaten Takalar.

Sekitar setengah jam berorasi didepan Kantor DPRD Takalar, perwakilan aksi kemudian diterima oleh Komisi 1 DPRD Takalar yang dipimpin oleh H. Nurdin HS selaku Wakil Ketua Komisi 1 dan juga merupakan Ketua Fraksi Partai PPP Takalar.

Dalam forum di ruang Komisi 1 tersebut, pihak DPRD Takalar menyikapi tuntutan pengunjuk rasa dengan merespon yakni akan mengagendakan pemanggilan terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar terkait Izin Prinsip yang telah dikeluarkan oleh Bupati Takalar H. Burhanuddin Baharuddin dan juga akan menyurati serta memanggil pihak 4 Perusahaan terkait Izin Penambangannya di Perairan Galesong dan Sanrobone.

Di ruang Komisi 1 itu, H. Nurdin (wakil Ketua Komisi 1) ungkapkan mewakili Anggota DPRD Takalar Dapil 3 (Galesong, Galesong Utara, dan Galesong Selatan) bahwa juga “Menolak Pengerukan Pasir Laut Di Galesong Raya dan Sanrobone”, tegasnya