Ada Indikasi Korupsi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Mahasiswa Poltek Pertanian Pangkep Gelar Unjuk Rasa

oleh

Pangkep, Suaralidik.com – Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Pangkep Melakukan aksi unjuk rasa yang dipimpin oleh Ketua BEM Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, Ahmad Amiruddin. Senin tanggal 30 Juli 2018 bertempat didepan kantor pusat Kampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkep Jalan Poros Makassar Pare-Pare km.83 Kec. Mandalle sekitar pukul 08.00 Wita.

Ratusan Mahasiswa Politeknik Pertanian Pangkep Saat Demo Di Depan Kampusnya

Aksi ini terkait adanya indikasi dugaan kasus Penggelapan Uang melalui Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang dilakukan Wakil Direktur ke Mahasiswaan Zulkifli S.pi.M.Si.

Aksi yang di koordinatori oleh Andika dan sebagai Korlap dan orator adalah Anjas serta di hadiri oleh Para Ketua Lembaga Kemahasiswaan Kampus Politani.

Sebanyak 500 orang mahasiswa dalam aksi unjuk rasa tersebut membakar ban serta membawa keranda mayat yang terdapat foto Wakil Direktur Kemahasiswaan Zulkifli,S.pi.,M.Si dan Membawa Spanduk bertuliskan :
“Keadilan Harus ditegakkan”
“Kembalikan Hak Mahasiswa”
“Zulkifli turun dari jabatan”
“Jabatan adalah amanah ketika salah gunakan,Kami bersuara”
“Stop !!! Korupsi birokrasi Politeknik Pertanian Negeri Pangkep”
“Kejujuran Masihkah dipunyai bapak ibu dewan yang terhormat”
“Refleksi 6 tahun Kepemimpinan Zulkifli dengan KTM”

Dalam aksi itu mahasiswa juga menuntut agar Bapak Direktur untuk mengupayakan agar secepatnya menindaklanjuti permasalahan yang terjadi sebagai perwujudan pemenuhan terhadap hak-hak mahasiswa (KTM beserta saldo), mengusut tuntas indikasi pelanggaran dalam pengelolaan KTM serta memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku bunyi Pasal 12 UU no 21 tahun 2014 tentang indikasi penyalahgunaan jabatan terletak pada poin E yakni memberikan transparansi tata kelola KTM kepada mahasiswa tiap tahunnya berdasarkan UU no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, meliputi administrasi dan kebijakannya dengan secara meminta data konkret kepada pengelola.

Akhirnya pada pukul 11.00 Wita, Wakil Direktur Kemahasiswaan Zulkifli S.Pi.,M.Si tiba dikampus Politani Pangkep dan langsung berdialog dengan Mahasiswa. Zulkifli memberikan peryataan bahwa dirinya selaku bidang Kemahasiswaan akan bertanggung jawab terhadap KTM Politani Pangkep dan siap turun dari jabatan jika terbukti bersalah. Terkait uang Mahasiswa, akan dikoordinasikan dengan pihak Bank BRI.

Direktur Politani Dr.Ir.H.Darmawan M.P dalam menerima aspirasi Mahasiswa Politenknik Pertanian Negeri Pangkep segera menonaktifkan Wakil Direktur Kemahasiswaan dan menandatangani surat Pernyataan serta berharap semoga kejadian ini menjadi pembelajaran buat semua untuk selalu bertanggung jawab.

Aksi yang dikawal oleh personil gabungan Polsek Mandalle bersama dengan Personil Polres Pangkep dan Personil Polsek Segeri serta personil Koramil 1421-06 Segeri Mandalle yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pangkep Kompol Mustafa Sani akhirnya selesai pukul 12.00 Wita dalam kondisi aman dan terkendali. (***86/RN)