Aktivis Desak Pemkab Gorut Usut Pelaku Pencuri Listrik di Gedung Germas

oleh -
Para Aktifis Gorontalo
Foto : Anggota Greenleave Gorut Oslan Ma'ruf bersama Ketua YLBHI Gorut Tutun Suaib,(foto Istimewa)

GORUT, Suaralidik.com – Dugaan pencurian listrik di aula Gedung Gerbang Emas (Germas) kantor Bupati Gorontalo Utara (Gorut), membuat para Aktivis angkat bicara.

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Gorut, Tutun Suaib SH meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Gorut mengungkap ke publik, pelaku pencuri listrik tersebut. Dirinya menduga akibat dari pencurian listrik Pemda Gorut mengalami tunggakan tagihan sebesar 204 juta rupiah.

“Kami selaku masyarakat merasa miris atau malu dengan berita ini. Sehingga Pemkab Gorut harus segera menyelesaikan persoalan ini. Jika terbukti ada pencurian listrik harus ditindak tegas dan segera diusut tuntas pelakunya,” tegas Tutun kepada media ini melalui via telepon, Jumat 07/02/2020.

“Supaya tidak menjadi asumsi negatif untuk daerah-daerah lain. Ini merupakan tamparan keras buat kita semua selaku masyarakat Gorut, seakan akan daerah kita tidak memiliki ketersediaan anggaran sampai terjadi masalah pencurian listrik dan pemutusan KWH meteran Germas,” Sambung Tutun.

Ditempat berbeda anggota LSM Greenleave Gorut, Oslan Ma’ruf menyangkan sikap pemerintah yang seolah cuek dengan masalah pencurian listrik di Gerbang Emas, padahal telah merugikan uang rakyat.

“Kenapa pelaku yang telah melakukan pencurian listrik tidak dicari dan diselidiki, kalau perlu diproses hukum karena telah merugikan daerah. Jangan pelaku menghirup udara bebas, sementara kerugian daerah yang 204 juta dibebankan kepada rakyat,” tutur Oslan.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Dan kami berharap ini tidak terulang¬† tegas kembali,” harap Oslan.(TR/04).

HUT Kabupaten Pinrang Ke-60