Aktivis GPPD Bersama LMP Bulukumba Gelar Aksi Demo Terkait PAW Jalaluddin

oleh
GPPD dan LMP Bulukumba saat aksi Unjuk Rasa terkait Proses PAW Jalaluddin Halim di DPRD Bulukumba, Senin (19/9/2016)- SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,BULUKUMBA– Puluhan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Putih Pemuda Desa ( GPPD ) Bulukumba bersama anggota Laskar Merah Putih (LMP) Marcab Bulukumba menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Bulukumba dan KPU Bulukumba, Senin (19/9/2016) siang.

Kedatangan Aktivis GPPD dan LMP Bulukumba ini guna mempertanyakan sejauh mana proses yang dilakukan pihak DPRD Kabupaten Bulukumba, terkait kemelut di tubuh partai Golkar Bulukumba persoalan Pengganti Antar Waktu anggota DPRD Bulukumba Jalaluddin Halim yang menggantikan Abdul Kahar Muslim, kini menuai sorotan dari aktivis dan Mahasiswa, setelah Jalaluddin Halim dilaporkan ke Polda Sulsel oleh fungsionaris Partai Golkar,HM.Tabri dengan laporan Penipuan .

Dalam tuntutannya, GPPD dan LMP meminta kejelasan persoalan Pengganti Antar Waktu oleh Jalaluddin Halim yang ditenggarai penuh dengan konspirasi dan perbuatan menguntungkan diri sendiri setelah Abdul Kahar Muslim mencalonkan diri menjadi Calon Bupati pada Pilkada 2015 lalu. Seyogyanya yang menempati posisi yang ditinggalkan Kahar Muslim tesebut adalah Muh.Tabri berdasarkan pernyataan dan perjanjian yang telah dibuat diatas kertas bermaterai dan di hadapan Notaris, namun setelah tiba waktunya, bukannya Tabri yang di lantik menjadi PAW namun posisi tersebut di ambil alih oleh Jalaluddin. Sehingga menjadikan Jalaluddin sebagai terlapor di Polda Sulsel.

Koordinator Lapangan Muhammad Sudirman mengatakan, “hari ini apa yang menjadi tuntutan kami adalah tentu memiliki dasar yang jelas,sebab sebagaimana bukti-bukti dan dokumen yang telah kami copi, jelas di dalam proses PAW anggota DPRD partai Golkar Bulukumba ini penuh dengan konspirasi dan mengarah kepada penipuan ” Ujar Sudirman.

GPPD dan LMP Bulukumba saat aksi Unjuk Rasa terkait Proses PAW Jalaluddin Halim di DPRD Bulukumba, Senin (19/9/2016)- SUARALIDIK.com
GPPD dan LMP Bulukumba saat aksi Unjuk Rasa terkait Proses PAW Jalaluddin Halim di DPRD Bulukumba, Senin (19/9/2016)- SUARALIDIK.com

Sudirman juga melihat dalam hal proses PAW tersebut, KPU Bulukumba jelas mempunyai andil besar dalam proses pelantikan Jalaluddin Halim, dimana mekanisme pergantian antar waktu disyaratkan keterlibatan KPU Kabupaten sebagai penyelenggara, namun KPUD tidak profesional bahkan cenderung berpihak dengan mematikan hak politik orang lain.

Meskipun dalam perjalanannya PAW dari Abdul Kahar Muslim telah di isi oleh Jalaluddin ,namun masih menyisakan tanda tanya keabsahannya , karena sebelumnya sesuai dengan Surat yang dia buat, telah menyatakan mundur dari Caleg Partai Golkar Dapil Kajang, Herlang dan Bonto Tiro dan pengunduran tersebut di tanda tangani di hadapan Notaris serta di saksikan Ketua DPD II Golkar pada ssat itu, Zainuddin Hasan bersama pengurus Golkar lainnya

GPPD Bersama LMP Marcab Bulukumba dan juga beberapa perwakilan dari HMI,PMII dan IMM menyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Ketua dan Komisioner KPU Bulukumba dalam menangani Proses PAW Partai Golkar tersebut karena adanya indikasi permainan dan mendesak Ketua KPU Bulukumba segera mengundurkan diri dari jabatannya karena dianggap tidak mampu dalam mengembang tugas sebagai Ketua KPU. GPPD juga mendesak Ketua DPRD Bulukumba untuk segera mengeluarkan Surat Rekomendasi pemecatan Jalaluddin sebagai anggota DPRD dan juga mendesak agar Ketua DPRD mundur dari jabatannya karena tidak mampu melaksanakan fungsinya sebagai pimpinan.

Dalam aspirasinya di gedung DPRD, aktifis GPPD dan LMP diterima oleh wakil Ketua DPRD, Syamsir Paro bersama anggota DPRD lainnya, yakni Usman Isdar, Lukman,Mustaming Patawari Philip juga H.Amiruddin. Syamsir Paro menyampaikan masih menunggu putusan dari PTUN terkait Laporan dari HM.Tabri namun aspirasi dan tuntutan GPPD akan di teruskan kepada Ketua DPRD serta KPUD Bulukumba.

REPORTER ; darwis/andi awal

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama