Aktivis Lidik Pro Beri Peringatan Keras Kepada Oknum Anggota LI BAPAN RI

  • Bagikan

Suaralidik.com, Bulukumba – Aktivis Lidik Pro Rusdi memberikan peringatan keras kepada Andi Djurait yang mengaku selaku Ketua DPD LI BAPAN Sulsel.

Rusdi yang juga mantan Ketua BINPRO Sulsel geram dengan pernyataan yang dilontarkan Andi Djurait dimedia Buser Dirgantara, Kamis (15/4/2021).

Menurut Rusdi, Apa yang disampaikan oleh Andi Djurait di media Buser Dirgantara terkait pencopotan Baliho Penyerobotan tanah di Bulukumba adalah sikap arogansi dan merasa lembaganya paling benar di Indonesia.

“Saya peringatkan kepada Andi Djurait yang mengaku sebagai Kepala LI BAPAN Sulsel agar berhati hati dalam mengeluarkan statement dimedia, apalagi mau mempermasalahkan anggota Lidik Pro yang mendampingi Nenek Jumarang yang diserobot tanahnya,” Ucap Rusdi dengan nada geram

Ia pun memperingatkan untuk menempuh jalur hukum bilamana merasa tanah yang dipasangi baliho itu adalah milik kliennya.

Kalau emang merasa bahwa tanah yang dia pasangi itu adalah milik cambolong, maka seharusnya dia tempuh jalur hukum dipengadilan, bukan dengan gaya Preman dan menjual Lambang Lembaga Negara untuk menakuti Masyarakat kecil.

Kalau sampai ini tidak dihentikan, maka kuperingatkan kepada mereka bahwa kami lidik pro akan mempidanakan pengurus LI BAPAN yang melakukan pemasangan Baliho di Kebun milik Nenek Jumarang. Tutup Rusdi

Hal yang sama pun dilontarkan Andi Riyal selaku anggota Lidik Pro Bulukumba menurutnya Oknum Anggota LI BAPAN RI di bulukumba sikapnya begitu arogan dan merasa lembaganya paling hebat di Indonesia

“Membaca chatingannya salah seorang Anggota LI BAPAN RI kepada saya, sangat jelas bahwa beliau ini terlalu arogan dan memaksakan kehendak untuk menyerobot masuk ketanah milik Nenek Jumarang, bahkan mengancam saya seakan akan kami lidik pro tidak dibiarkan untuk mendampingi Nenek Jumarang dalam mempertahankan Tanah miliknya,” Ucap Andi Riyal.

(*Rf**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *