Alasan Mendaki, Gadis 17 Tahun di Maros Dicabuli di Puncak Gunung Bulusaraung

24
BAGIKAN

SUARALIDIK.COM, Maros – Seorang gadis berusia 17 tahun berinisil EA warga Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros datang melapor ke SPKT Polres Pangkep. Jumat (14/07/2017)

Ilustrasi (istimewa)

Pasalnya Gadis Ea diduga di cabuli oleh rekan lelakinya saat mendaki di puncak gunung Bulusaraung

Diketahui terduga seorang mahasiswa bernama Muh. Yani Ahma (24) warga dusun Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.

Informasi yang dihimpun suaralidik.com perbuatan tak senonoh Tersebut berawal saat Korban dijemput oleh pelaku dengan maksud ingin pergi Mendaki di puncak gunung Bulusaraung

Setelah sampai dipuncak Korban dipaksa meminum kopi, setelah meminum kopi korban merasa pusing lalu pelaku membawa korban kedalam tenda

Didalam tenda pelaku diduga melancarkan aksi bejatnya terhadap korban yang masih berusia 17 tahun tersebut

Terkait peristiwa tersebut, Kapolres Pangkep AKBP Edy Kurniawan mengatakan Awalnya korban diajak meminum kopi oleh pelaku, namun korban sesat setelah menunggu kopi tersebut merasa pusing hingga akhirnya korban dibawa masuk ke dalam tenda oleh pelaku

Melihat kondisi korban sudah dalam keadaan tak berdaya, disitu pelaku diduga melancarkan aksi bejatnya

Lanjutnya, Saat terbangun korban merasa perih di bagian kelamin, hingga akhirnya korban langsung melapor ke SPKT Polres Pangkep” Tutupnya [AMR|Red3]

Selamat Hari Jadi Kepulauan Selayar yang ke-412

24 KOMENTAR

  1. Bukan Manusia ituu Binatang Bikin Rusak ajaa .. woiii tdk ush ke gunung bikin hancur anak pendaki yg lain ajaa’ Goblokkkk

  2. Makanya jgn berdua saja pergi mendaki, rencana mau memdaki tp dia ji yg didaki… Jadikan pelajaran

  3. Sebenarnya, mendaki berdua pun saya rasa tidak akan jadi masalah, kalau memang tujuan awalnya muthlak untuk pendakian.. Saya seorang wanita, sering mendaki, kadang berdua, kadang berempat, kadang berenam dan hanya saya saja yg berjenis kelamin wanita. Tapi sampai skrng tidak ada apa2.. Mengapa? Karena partner perjalanan saya semua adalah teman2 yg sudah seperti saudara, malah dari pendakian kita banyak belajar satu rasa, sama2 susah, sama2 senang, bahkan tahu harus berjuang sama2… Kalau kegiatan macam diatas mah sudah di rencanakan dari awal, jadi gadis2 kalau mau manjak kenali dulu partner perjalananmu. Biar dia KANDAMU, atau DINDAMU… Kamu yang lebih Tahu, layak tidak mau pergi dgn dia? Sempat di gunung na terlantarkan jiko? Dia ji habisi itu ransum sendiri, baru kau kelaparan.. Jadi paling pentingnya, kenali Partner perjalanmu dgn baik.. Salam.

  4. Emang cewenya lecet beneran? Siapa yg cek? Emaknya cuma berdua yang pergi? Siapa yg liat? Klo cuma ceruta bgtu sy sebagai cewe jg bisa buat cerita kya gitu

  5. Emang cewenya lecet beneran? Siapa yg cek? Emangnya cuma berdua yang pergi? Siapa yg liat? Klo cuma cerita bgtu sy sebagai cewe jg bisa buat cerita kya gitu

TINGGALKAN KOMENTAR