Alhamdulillah, Jembatan Permanen di Sinjai Borong Diresmikan

oleh
Jembatan di Sinjai Borong
Jembatan di Sinjai Borong Diresmikan Pejabat Kemenaker RI,Rabu (29/11/2017)

Sinjai,suaralidik.com – Direktur Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenaga Kerjaan Republik Indonesia Rahmawati Yaunidar melakukan Kunjungan Kerja di Desa Bontongnga Kecamatan Sinjai Borong, Rabu (29/11/27)

Jembatan di Sinjai Borong
Jembatan di Sinjai Borong Diresmikan Pejabat Kemenaker RI,Rabu (29/11/2017)

Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan sekaligus untuk meresmikan Program Padat Karya Infrastruktur berupa pembangunan jembatan sepanjang 36 meterĀ² yang dibangun di Desa Bontotengnga Kecamatan Sinjai Borong.

Rahmawati Yaunidar dalam sambutannya menyampaikan bahwa jembatan yang menggunakan dana APBN 2017 ini merupakan program Padat karya infrastruktur yaitu program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan atas kesepakatan bersama masyarakat setempat dengan menggunakan tenaga kerja dari masyarakat setempat.

“Program ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lewat terbangunnya infrastruktur di pedesaan,” katanya.

Ia berharap agar pembangunan jembatan tersebut mampu mendongkrak pertumbuhan pendapatan masyarakat setempat, dengan terbangunnya aksesibilitas masyarakat.

Peresmian tersebut, turut dihadiri Asisten Ekonomi Pembangunan dr. Nikmat B Situru, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Muhammad Ramlan Hamid, Camat Sinjai Borong A. Zainal dan Kepala Desa Bontotengnga Kaswan Mahmud.

Sekedar diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan RI khususnya Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja bersama Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai sendiri tahun ini melaksanakan Kegiatan padat karya infrastruktur di 8 (delapan) desa yang tersebar di 6 Kecamatan, diantaranya Kegiatan Perintisan Jalan dan Perkerasan, Kegiatan Pengembangan Kawasan Wisata Hutan Mangngrove dan Kegiatan Pembangunan Jembatan.

Sebelumnya di daerah itu tidak terdapat jembatan permanen sehingga menyulitkan masyarakat mengangkut hasil buminya***(AaNd/Joe/bcht)