Aliansi Mahasiswa UIT Makassar Geram Terhadap Kondisi kampusnya

oleh
Konsolidasi Aliansi Mahasiswa UIT Makassar

Lidik Makassar – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam beberapa Fakultas dan beragam alumni di Universitas indonesia timur UIT Makassar. Melakukan Konsolidasi Issue yang terus menuai polemik civitas akademika yang tak kunjung usai hingga saat ini. Selasa, (14/02/2017)

Konsolidasi Aliansi Mahasiswa UIT Makassar

Salah satu Mahasiswa UIT Asdilla dari fakultas hukum yang di tunjuk sebagai koordinator mengatakan, Universitas indonesia timur UIT makassar yang sangat kami banggakan layaknya “Vampir kehausan darah” Ulah para oknum Struktural Birokrasi kampus Yang bertindak atas nafsu panas mereka sendiri tanpa mempertimbangkan Nasib para mahasiswa yang kelewatan batas dan beberapa keluhan dosen yang di duga kuat tidak di gaji selaku tenaga pengajar.

Lanjut Asdilla Mulai dari pembayaran BPP yang sangat melonjat drastis memberatkan mahasiswa tanpa melalui proses sosialisasi, pembayaran KKN/KKP yang tidak rasional Kemudian Meniadakan KKN tanpa mengembalikan uang pembayaran mahasiswa hingga persoalan pembayaran semester pendek yang tidak melalui prosedur standar akademik. Tuturnya

Sementara, Adhi puto palaza yang di komfirmasi melalui akun whatsApp miliknya Mengatakan dalam waktu dekat ini pemilihan rektor akan bergulir di nilai Cacat prosedur, Sangat kuat dugaan hanya akan melibatkan pimpinan pimpinan birokrasi fakultas tanpa melibatkan ketua lembaga Dalam hal ini Badan eksekutif mahasiswa BEM Kampus di masing masing fakultas.

Lanjut Adhi puto palaza, di samping itu perpanjangan akreditasi di beberapa Fakultas UIT makassar khususnya di fakultas hukum yang di pimpin Prof. Mulyati Pawennai harus secepatnya ditanggapi serius sebelum jatuh tempo beberapa bulan kedepan. jika persoalan akreditasi ini tak mampu di tangani oleh ibu dekan, Secara Propesioanal “Ya mundur saja dari jabatan” dan berikan kepada yang lebih berkompeten.” Tegasnya

Sementara Sekian banyaknya polemik yang terjadi di Universitas indonesia timur UIT Makassar harusnya menjadi tanggung jawab, beban moril Ikatan alumni (IKA UIT Makassar) yang hampir setahun aktif kembali setelah beberapa tahun Fakum Jeli melihat persolan Tatanan birokrasi dan kelembagaan mahasiswa polemik Civitas Akademika, kelayakan dan kenyaman kampus terhadap mahasiswa dan lain lain sebagainya

Kini justru melihat IKA UIT makasaar di luar dari Orientasi Kelembagaan, Olehnya kami menantang Ikatan Alumni IKA-UIT yang di pimpin oleh kakanda ( Irwan Kurniawan S.H ) untuk bersama sama mengawal Polemik yang terjadi di UIT Makassar.” TegasNya Adhi puto palaza

Editor : Adhe


Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama