Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bersatu Demo Depan Kantor Bupati Bantaeng

  • Bagikan
Foto. Aliansi PMB Sedang Aksi Depan Kantor Bupati Bantaeng
Foto. Aliansi PMB Sedang Aksi Depan Kantor Bupati Bantaeng

Bantaeng, Suaralidik.com – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bersatu (PMB) menggelar aksi unjuk rasa menuntut alokasi dana beasiswa ditengah pandemi covid-19 di jalur Trans Sulawesi tepatnya depan Kantor Bupati Bantaeng, Senin, (13/7/20)

Awal unjuk rasa, Aliansi PMB sempat bersitegang dengan Kesbangpol Bantaeng Anwar Hamidi lantaran mereka menahan mobil Box Kampas yang lewat di jalan raya untuk dijadikan panggung orasi.

Kormim Aksi Demonstrasi Ince menyebutkan,” aksi hari ini dilakukan karena Kami sudah dua kali melakukan audiensi dengan Pemkab Bantaeng terkait alokasi dana beasiswa namun selalu saja menemui jalan buntu, dan hari ini kami tidak mau lagi audiensi kalau bukan Bupati Bantaeng langsung menerima kami”, tegas Ince

Hal yang sama juga dilontarkan Korlap Aksi bernama Amry, “aksi hari ini dilakukan karena Pemerintah Kabupaten Bantaeng belum memberikan kejelasan terkait pengalokasian dana beasiswa bagi mahasiswa Bantaeng, padahal kita sudah dua kali melakukan Audiensi,” jelas Amry.

Sementara itu, Jendral Lapangan Muh Gunawan dengan lantang dan tegas menyuarakan akan terus melakukan aksi unjuk rasa depan kantor Bupati Bantaeng hingga tuntutan teman-teman mahasiswa dipenuhi oleh Bupati Bantaeng.

“Kami tidak akan berhenti untuk terus melakukan aksi bersama teman teman mahasiswa lainnya selama tuntutan kami tidak dipenuhi oleh Bupati Bantaeng” Kata Muh Gunawan

Aksi demonstrasi dilakukan sekitar kurang lebih 2 jam, hingga akhirnya bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin bersedia menerima para demonstran dan melakukan audiensi mencari solusi atas tuntutan para mahasiswa.

Peserta unjuk rasa di kantor pemkab bantaeng

Di hadapan mahasiswa, Ilham Syah Azikin mengatakan akan memberikan bantuan dalam bentuk bansos melalui Dinas Pemuda dan Olahraga

“Insya Allah tahun 2020 ini juga, Pemkab Bantaeng akan memberikan bantuan dalam bentuk Bansos dan Prestasi, nilainya mencapai Rp. 100 juta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga”, Jelas Bupati.

Dia mengakui, persoalan alokasi dana beasiswa sudah cukup lama dan selalu dipertanyakan teman teman mahasiswa.

“hanya saja untuk mengefektifkan bantuan tersebut maka akan diberikan melalui dua pendekatan, yakni pendekatan prestasi lewat IPK dan Bantuan Sosial,” tambah Ilham.

Bupati Bantaeng pun menandatangani Surat yang dibuat peserta aksi sebagai bentuk pengakuan akan mengalokasikan Dana Beasiswa Tahun 2020. (*Rusdi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *