Aliran Listrik Tak Kunjung Selesai, Masyarakat Dudepo Tagih Janji Pemda Gorut

oleh -
Aliran Listrik Desa Dudepo
Foto : Jaringan listrik yang telah dibangun oleh pihak PLN di Desa Dudepo Kecamatan Anggrek kabupaten Gorut,(foto TR/04).

GORUT, Suaralidik.com – Penyelesaian pembangunan listrik di desa Dudepo, kecamatan Anggrek, kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) mulai dipertanyakan oleh masyarakat.

Pasalnya hingga saat ini pembangunan listrik yang dikerjakan di tahun 2019 kemarin oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama PLN Gorut, belum bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar.

“Itu masuk dalam program Satuan Kerja Listrik Pedesaan (Satker Lisdes) Gorontalo tahun 2019. Sejak Desember kemarin pembangunan jaringan sudah selesai dan rampung. Tapi kendalanya masih menunggu janji Pemda Gorut untuk membangun jaringan tower transmisi,” kata TI (28), warga Desa Dudepo yang tak mau namanya disebutkan, Jumat 07/02/2020.

“Menurut info yang berkembang  di 2019 itu akan dibangun, namun sampai saat ini belum ada realisasinya. Kalau mengacu Satker Lisdes 2019 sudah harus diinvestasikan. Harusnya berbarengan, karena PLN sudah masuk maka Pemda juga harus masuk,” jelas TI kepada media ini melalui via seluler.

Menurut TI, sebelum PLN masuk ketempat tersebut, anatar PLN dan Pemda Gorut telah melakukan kesepakatan melalui penandatangan MOU bersama. Karena demi kepentingan masyarakat desa Dudepo, kecamatan Anggrek.

“Tugas PLN sudah rampung, jaringan SUTM sampai SUTR nya sudah selesai, tinggaj janji Pemda yang akan membangun jaringan transmisi dari Pelabuhan anggrek ke Dudepo yang belum ada realisasi dan diduga masih mangkrak,” tutur TI.

“Kalau di bulan November 2019 kemarin  pernah ada team dari Satker Lisdes Gorontalo bersama ULP Kwandang dan Pemda datang survey lokasi, tapi saya tidak tau realisasinya jadi bagaimana. Kalau untuk jaringan didalam itu sudah selesai tinggal Pemdanya yang belum padahal ini investasi bersama,” terang TI.

Supervisor Tehnik Jaringan PLN Rayon Kwandang  Nyoman Putra Jaya saat dimintai tanggapannya menjelaskan, jaringan PLN sendiri sudah tahap perampungan. Namun masih ada dua hal kendala yang dihadapi, yaitu ijin penyebrangan tower dan pengurusan ijin lahan yang saat ini sementara diurus oleh Pemda Gorut.

“Mudah mudahan bulan ini sudah bisa. Kalau pihak PLN sudah menyelesaikan tugasnya, dan untuk pemda sementara proses. Itu investasi bersama, bangun tiang PLN kalau Pemda pembangunan Tower,” jelas Yoman.

Ditempat terpisah Kabag Ekonomi Pemda Gorut Ayhun Blongkod kepda media ini menjelaskan, persoalan listrik yang ada di Dudepo tinggal pembangunan dua buah tower yang rencananya akan dibangun tahun 2020 ini. Untuk jaringan sudah selesai di 6 dusun.

“Tinggal terbentur persoalan rekomendasi lokasi atas pembangunannya. Inshaallah dari Dinas Perkim dan Pertanahan akan segera menerbitkan rekomendasi itu untuk menjadi persayaratan agar segera dilelang oleh PLN Gorontalo,” ucap Ayhun.

“Tidak ada kendala segalanya sudah terpenuhi, baik ijin Kementrian Perhubungan Insaallah akan segera diterbitkan. Dan itu juga menjadi persyaratan dari pada lelang nanti. Rencananya tahun ini segera diselesaikan untuk memenuhi persoalan dua buah tower yang kurang lebih tingginya 40 meter yang membentang dari desa Ibarat dan desa Dudepo,” lanjut Ayhun.

“Insaallah dalam waktu dekat ini rekomendasinya akan segera ditanda tangani oleh Bupati. Insaallah tahun ini 123 desa yang ada di Gorut akan bebas jaringan listrik,” tambah Ayhun.(TR/04).

kpu BOLTIM
HUT Kabupaten Pinrang Ke-60