Alumni SMEA Negeri Bulukumba Angk.94 Salurkan Donasi di Gantarang dan Rilau Ale

oleh -
Alumni SMEA Negeri Bulukumba angkatan 1994
Gerakan Peduli Sesama Alumni SMEA Negeri Bulukumba Angkatan 1994,Jum'at (31/1)

Bulukumba, Suaralidik.com – Jumat (31/1), Perwakilan Gerakan Peduli Sesama oleh Alumni SMEA Negeri Bulukumba Angkatan Tahun 1994 salurkan donasi di kecamatan Gantarang dan Rilau ale.

Adalah Sukmawati,Haerani Khalik dan Nurlinda mendatangi langsung 2 titik target penyaluran donasi mereka yang sudah ditentukan.

Mereka tampak mendatangi Mesjid Babu Marwah yang terletak di Paddemmengnge Desa Taccorong Kecamatan Gantarang dan menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada panitia pembangunan mesjid.

Setelah itu dilanjutkan dengan mendatangi langsung kediaman Andi Sitti penderita lumpuh total di Dusun Masagena Desa Bonto Haru Kecamatan Rilau Ale.

Nurlindah mengungkapkan rasa syukurnya atas donasi dari para alumni SMEA 94 sebagai bentuk kepedulian dalam program Gerakan Peduli Sesama

” Alhamdulillah, terima kasih dan rasa syukur, karena hari ini kita semua masih diberikan nikmat rezeki sehingga bisa berbagi, semoga kedepanya hati kita selalu tergerak untuk membantu sesama mendapat berkah dari Allah SWT” syukur Linda.

Sukmawati yang mewakili penyerahan bantuan dalam bentuk uang tunai kepada Andi Sitti (60) di Rilau ale menyampaikan keprihatinan yang mendalam setelah melihat kondisinya langsung.

Andi Sitti penderita lumpuh total. Sukma berharap agar keluarga senantiasa sabar dan tabah menghadapi cobaan ini.

” Sabarki bu Sitti,semangatki menjalani hidup,semua ini adalah cobaan, yakinlah Allah senantiasa menyayangi hambanya yang sabar, salam dari teman – teman para alumni SMEA 94,semoga bantuan ini bisa meringankan beban hidupta” ungkap Sukma.

Melalui obrolan ringan dengan kerabta Andi Sitti, Rosni menceritakan penderitaan dan hari – hari yang berat yang dijalani ibu Sitti.

” Sepupu saya ( A. Sitti red ) mengalami sakit selama kurang lebih 5 tahun, sudah 3 tahun ini saya hidup bersamanya, Kami tidak bisa berbuat apa – apa dengan kondisi beliau, Kami hanya pasrah dan tabah menghadapi ujian ini” Pasrah Rosni.

Ironisnya, hingga saat ini, Andi Sitti belum mendapatkan perhatian sama sekali dari pihak pemerintah.

” Saya menyesalkan karena tidak adanya bantuan dari pemerintah untuk Sitti, baik dalam bentuk raskin maupun bantuan lainnya. Mewakili Sitti, Saya menyampaikan terima kasih kepada adik -adik dari Alumni SMEA 94 atas rasa peduli dan bantuanta,” tutup Rosni dengan rasa haru dan senang. ( ***gun )

HUT Kabupaten Pinrang Ke-60