Perusahaan Amerika Serikat Menangkan Tender E-KTP, 110 Juta Data Penduduk Indonesia Tidak Aman !!!

oleh
perusahaan Amerika Serikat
110 Juta data Penduduk Indonesia tidak akan aman ditangan perusahaan Amerika Serikat

Jakarta – Proyek E-KTP Indonesia dimenangkan oleh perusahaan asing dari Amerika Serikat yang tentunya akan mengetahui data lengkap semua penduduk warga negara indonesia,baik secara fisik maupun online.

Hal mengundang reaksi dan pertanyaan tentang tingkat keamanan data pemerintah indonesia yang seharusnya dilindungi,termasuk menteri Tjahjo Pun heran dan tidak setuju dengan hal ini karena tender proyek yang berhubungan dengan urusan rahasia warga negara

“Kok sampai bisa perusahaan asing memenangkan tender proyek urusan rahasia penduduk Indonesia,” kata Tjahjo kepada wartawan usai rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Tjahjo menyebut bahwa perusahan asing pemenang tender e-KTP tersebut berhubungan dengan pengolahan data warga negara. “Ya pasti dong. Namanya e-KTP pasti berkaitan dengan data,” kata Tjahjo.

“Ini problemnya karena ini menyangkut 110 juta data penduduk. Ini yang menjadi beban kami bahwa negara tidak mampu melindungi kerahasiaan data kependudukan warga negara. Ironisnya perusahaan ini perusahaan Amerika,” tambah politikus PDIP itu.

Tjahjo pun meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengusut proyek pengadaan e-KTP yang memenangkan perusahaan Amerika tersebut. Ketua KPK Agus Rahardjo, kata Tjahjo, berjanji akan mengusut dengan serius kasus ini.

“Jadi kami minta KPK untuk serius dan Pak Agus (Ketua KPK) janji serius, karena itu kuncinya,” kata Tjahjo. /erd