AMPUH Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Gedung DPRD Kabgor

oleh -3 views

Foto : Ketua SPASI Gorontalo Fanly Katili,(foto istimewa).

LIMBOTO, Suaralidik.com – Ketua, lembaga Analisis dan Monitoring Produk Hukum (AMPUH) provinsi Gorontalo Fanly Katili mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, mengambil alih penanganan dan mengungkap aktor dibalik kasus korupsi pembangunan gedung DPRD kabupaten Gorontalo.

“Sesuai informasi KPK berada disini. Kalau bisa penanganan kasus korupsi pembangunan gedung DPR kabupaten Gorontalodiambil alih saja oleh KPK”,kata ketua lembaga AMPUH Fanly Katili kepada media ini, Rabu 21/08/2019.

Fanly Katili yakin, jika lembaga anti rasuah (KPK) yang menangani, maka aktor dibalik kasus korupsi yang diduga merugikan uang negara sebesar 1,6 Milyiar lebih sudah terungkap kepablik.

“Karena hasil Audit BPK telah keluar sejak tahun 2007. Dari hasil audit investigasi BPK No. LAP-2377/PW18/5/2007 tanggal 23 Agustus 2007, ada kerugian negara sekitar 1.6 Miliyar lebih. Dan dua orang yang paling bertanggungjawab adalah DBA dan ZH”,ucap Fanli Katili.

“Harusnya kasus ini menjadi skala prioritas. Selain jelas terlihat ada gedung yang tidak selesai pekerjaannya selama bertahun-tahun, dan nyata telah terdapat unsur kerugian negara berdasarkan hasil Audit investigasi BPK”,lanjut Fanli Katili,(Rollink).