AMYA Bantaeng Jalin Komunikasi Dengan LAKI-P45

oleh
Sekjen DPP Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI-P45)  H.Muhammad Hasbi Ibrohim bersama Ketua Umum AMYA Bantaeng,Rusdi.B/ SUARALIDIK.com
Sekjen DPP Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI-P45) H.Muhammad Hasbi Ibrohim bersama Ketua Umum AMYA Bantaeng,Rusdi.B/ SUARALIDIK.com

SUARALIDIK.com,BANTAENG– Angkatan Muda Yayasan Al Falah (AMYA) Kabupaten Bantaeng terus melakukan konsolidasi dengan beberapa Organisasi di seluruh Indonesia.

Rusdi, Ketua Umum AMYA terus membangun koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengajak masuk di Bantaeng melihat Fakta-Fakta yang ada di Kabupaten Berjuluk Butta Toa tersebut.

Rusdi berpendapat bahwasanya pembangunan yang dilakukan oleh Bupati Bantaeng, Prof.Nurdin Abdullah, patut diberikan apresiasi.

Tapi bukan berarti para aktivis harus diam diri dan terlena dengan apa yang diliat di dalam kota, Mari kita lihat juga fakta-fakta yang ada di desa, Pengangguran yang begitu banyak, Angka kemiskinan yang semakin meningkat membuat warga Bantaeng banyak yang hijrah ke Malaysia” ujar Rusdi.

Rusdi mencontohkan warga Desa Tombolo Kecamatan Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng, yang akhir-akhir ini banyak berangkat ke Malaysia hanya untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Ini membuktikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantaeng tidak berhasil mengurangi angka kemiskinan dan juga pengangguran” kritiknya.

Dalam pertemuan antara Rusdi dengan Sekjen DPP Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 dari Jakarta H.Muhammad Hasbi Ibrohim, Sabtu (29/10/2016) malam, menghasilkan suatu komitmen bersama yaitu akan bersama-sama dan saling membantu untuk memperjuangkan masyarakat Bantaeng dan sekitarnya serta bersama-sama terus mengawasi kinerja Pemerintah Kabupaten Bantaeng yang akhir-akhir ini dianggap sebagai Pencitraan semata.

Angkatan Muda Yayasan Al Falah (AMYA) mengajak kepada Ormas-Ormas dan para media untuk bersatu bekerjasama sebagai penyampai aspirasi masyarakat, sekaligus untuk menjadi tombak utama dalam Demokrasi.

REP; darwis
RED; suaralidik.com