Anggota DPRD Tak Hadir, Peserta Musrenbang Kec. Tompobulu Kecewa

oleh
Suasana Musrembang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng | Foto : Adhe

Lidik Bantaeng – Sebanyak sembilan orang dari sepuluh anggota DPRD Kab Bantaeng Dapil II yang tidak hadir pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Senin, (20/02/2017) tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Suasana Musrembang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng | Foto : Adhe

Hal itu membuat peserta musrenbang kecewa dan menuding para wakil rakyat tersebut hanya ingin SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) nya saja. Dari kedelapan anggota DPRD di dapil kecamatan Tompobulu , hanya H. sahabuddin yang hadir selaku ketua DPRD

Beberapa maayarakat yang angkat bicara mewakili peserta musrenbang, mengaku kecewa dengan ketidak hadiran para wakil rakyat khususnya dari daerah pemilihan (dapil) 2 yakni kecamatan Tompobulu, Gantarangkeke, dan Pajjukukang. “Bisanya hanya satu orang saja yang hadir dari sepuluh anggota DPRD yakni Hanya Ketua Saja

Setiap Kegiatan-kegiatan kemasyarakatan harusnya di hadiri oleh Anggota dewan, apa lagi musrenbang seperti ini, Anggota DPRD wajib Hadir, Sangat lucu kalo anggota dewan yang lain tidak hadir, masa selalunya H. sahabuddin saja yang hadir, Kata Salah satu Masyarakat yang enggang di sebut namanya dengan nada kesal.

Dia menyatakan, ketidak hadiran para anggota dewan itu akan menjadi catatan buruk di kalangan masyarkat. Dimana, musrenbang merupakan salah satu kegiatan untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Bagaimana mereka bisa menyerap aspirasi masyarakat, kalau kegiatan musrenbang saja tidak mau hadir. Saya kira ini akan menjadi catatan bagi kami masyarakat kecamatan Tompobulu untuk hari hari mendatang,” ucapnya.

Padahal kata dia, musrenbang kecamatan merupakan forum musyawarah pembangunan bersama para tokoh pemangku kepentingan tingkat kecamatan,

Dia melanjutkan, rakyat sangat berharap kepada wakil-wakilnya agar mengawal dan memperjuangkan apa yang menjadi prioritas dan kebutuhan masyarakat.

Bahkan ketua DPRD saja yang hadir tadi, cepat sekali pulang seharusnya selesai dulu acaranya baru pulang, agar Wakil rakyat betul-betul paham aspirasi kami.”Tutupnya saat di konfirmasi salah warga Banyorang yang enggang menyebut namanya.

Editor : Adhe