Mengancan Dan Aniaya Anak Dibawah Umur, Aipda Js Hanya Divonis 5 Bulan Penjara

oleh
Gambar Ilustrasi

Lidik Makassar – Vonis 5 bulan Penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Makassar kepada anggota Resmob Polda Sulsel Aiptu JS dalam kasus penganiayaan anak dibawah umur, disayangkan keluarga korban.

Gambar Ilustrasi

Menurut ayah korban Kepada SuaraLidik.com Asbah Hamid, vonis tersebut sangat jauh berbeda dengan tuntutan jaksa yaitu 1 tahun penjara. Hal itupun masih dianggap ringan dalam kasus pengaiayaan dan pengancaman.

jelas kami sangat kecewa, jaksa hanya menuntut 12 bulan penjara, dan yang parahnya hakim hanya menjatuhkan vonis selama 5 bulan penjara,” jelasnya, Sabtu (4/1/2017).

Asbah yang juga dosen Hukum UIT ini menambahkan, jika tuntutan jaksa 12 bulan penjara,normalnya vonis yang harus diterima pelaku adalah 10 bulan, jika kurang dari itu, maka seharusnya jaksa banding.

Bisa dibayangkan bagaimana susahnya mencari keadilan, anak dari dosen hukum saja mengalami hal demikian, bagaimana dengan rakyat yang tidak paham soal hukum,” ucapnya.

Sementara itu, Ningsih Ibu korban yang juga sebagai saksi dipersidangan membeberkan, kejadian yang menimpa anaknya itu terjadi pertengahan agustus 2015 silam di rumahnya di jalan Hertasning, Makassar.

Saat itu, ungkap Ningsih, Aiptu JS bersama istri dan seorang temannya Aiptu SS, mendatangi rumahnya, berteriak memanggil korban dan mengucapkan kata-kata kotor.

Pas dia dapat anakku, dia tunjuk-tunjuki, sempat saya lerai, tapi dia dorongka, baru langsung dia pukul anakku pakai helm sampai hancur itu helm,” imbuhnya.

Tak hanya itu, menurut Ningsih, pelaku juga sempat mengancam korban dengan senjata api jenis pistol, namun berhasil dicegah.

“Sempat dia kasi keluar pistolnya, tapi saya halangi, baru saya suruh anakku masuk kekamar, jadi dia keluarmi sambil berteriak tandaimi muka ku,” tambahnya.

Adhe * || Makassar