Antisipaai Kecelakaan Laut, Pol Air dan TNI AL Periksa Kapal Penyebrangan di Pohuwato 

oleh

GORONTALO – Maraknya kecelakaan laut yang menyebabkan tenggelam kapal-kapal laut di tanah air akhir-akhir ini menjadi Warning bagi setiap kalangan, akan lebih memperhatikan keamanan keselamatan sebelum bepergian. Seperti halnya yang dilakukan Sat Polairud Res Pohuwato bersama satuan TNI AL, KPLP Bumbulan serta petugas pelabuhan penyebrangan Paguat, kamis (12/7) kemarin saat melakukan pemeriksaan terhadap kapal penyebrangan.

Sekitar pukul 08.30 wita tim gabungan Polairud, TNI AL, KPLP Bumbulan dan petugas pelabuhan langsung menyisir setiap bagian KMP Cengkih Apo yang akan berangkat menuju Ampana dengan penumpang 109 orang dan 9 buah kendaraan roda dua. Mulai dari pemeriksaan terhadap para penumpang, barang, kendaraan yang dimuat kelengkapan kapal serta alat keselamatan dan pemeriksaan terhadap hal-hal lain yang dapat memicu kecelakaan seperti kebakaran, kapal bocor dan lain sebagainya.

Kapasitas muatan pun tak luput dari pemeriksaan untuk memastikan tidak melebihi dari yang telah ditentukan. Dan sebelum kapal berangkat, petugas memastikan seluruh penumpang untuk menggunakan alat penampung (live jaket) terlebih dahulu.

Kapolres Pohuwato, AKBP Dafcoriza,SIK,Msc mengatakan pelaksanaan pemeriksaan kapal penyebrangan ini tidak lain bertujuan untuk mencegah hal-hal buruk terjadi selama perjalanan, apalagi mengingat kecelakaan laut yang marak terjadi akhir-akhir ini.

“Selain itu hal ini juga dapat menekan resiko jika terjadinya kecelakaan. Dimana kami juga menghimbau kepada seluruh penumpang untuk senantiasa peduli terhadap keamanan dan keselamatan sebelum berangkat dengan menaati segala prosedur dalam penyebrangan menggunakan kapal laut seperti halnya menggunakan alat pelampung terlebih dahulu. Agar apabila terjadi kecelakaan di laut maka para penumpang sudah siap dengan alat pelampung masing-masing,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya berharap agar kejadian-kejadian tenggelamnya kapal laut tidak lagi terjadi terutama di Pohuwato lebih khususnya.

“Alhamdulillah hingga saat ini kami tidak menemukan adanya pelanggaran-pelanggaran di atas kapal baik yang dilakukan oleh penumpang maupun pihak pelabuhan dan kapal itu sendiri. Semoga ini terus dipertahankan dengan baik demi menciptakan rasa aman dan nyaman kepada penumpang selama perjalanan hingga tiba di tempat tujuan dengan selamat,” pungkasnya.