banner 728x250

Antisipasi Penanganan Covid-19, Bupati Boltim Prioritaskan Kesiapan Kebutuhan Pangan Masyarakat

Redaksi 1 - Tak Berkategori
  • Bagikan
Bupati Boltim Sehan Landjar Pencegahan covid-19
Bupati Bolaang Mongondow Timur Sehan S Landjar SH saat mendatangi langsung rumah-rumah warga

BOLTIM, Suaralidik.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur Sehan S Landjar SH, tatkalah persiapan menghadapi pencegahan mewabahnya Corona Virus Desiase (Covid-19) sekarang sudah menghebokan di hampir seluruh Dunia, terutama pada Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Anjuran pemerintah pada seluruh lapisan masyarakat untuk Stay at Home (tinggal di rumah-red) atau membatasi aktifitas selama penanganan mewabahnya Covid-19 ini berdampak pada tingkat kebutuhan ekonomi masyarakat. Hal ini membuat Bupati Boltim sapaan akrab Eyang termotipasi untuk lebih mengutamakan kepentingan pelayanan akan kebutuhan masyarakat.

banner 728x250

Saat bersua dengan Awak Media Suaralidik di Rumah Dinas kamis (02/04/2020), Sehan Salim Landjar,SH menjelaskan ; Persiapan beras untuk 15 ribu Kepala Keluarga (KK-red) ada sebanyak 600 ton beras di tambah dengan pangan lainnya sesuai kebutuhan masyarakat, ini berarti ada sekitar 80% (delapan puluh persen-red) penduduk Bolaang Mongondow Timur mendapatkan jaminan berupa kesiapan pangan selama tiga bulan kedepan, ucap Landjar

Dilanjutkanya lagi, bahwa disamping bantuan berupa pembagian pangan, ada lagi bantuan di peruntukkan bagi masyarakat Lanjut Usia (Lansia-red) berupa uang sejumlah Rp.2.000.000,- (dua juta rupia-red) kepada 3.000 (tiga ribu-red) jiwa, bahkan jika pemerintah menginginkan LOCK DOWN total satu bulan, persiapan anggarannya telah ada sejumlah Rp.150 Miliard, perhitungannya seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menerima beras sebanyak 25 Kg dalam satu Kepala Keluarga (KK-red) jika memang Lock Down Mati, jelas Eyang

Kemudian untuk penjagaan, Sehan atau lebih akrab Eyang lebih mengutamakan penjagaan pada tiap-tiap pintu masuk perbatasan agar lebih di perketat, mengecek orang-orang terutama pengunjung, bahkan yang meninggalkan atau keluar Daerah.

Sekarang Orang Dalam Pengawasan (ODP-red) selama 14 hari awalnya 77 orang, dan sekarang tinggal 20-an orang, bersyukur hingga hari ini belum ada berstatus PDP.

Sudah dua hari ini Bupati Boltim Sehan S Landjar,SH turun langsung ke Desa-Desa guna untuk menyampaikan himbauan kepada lapisan masyarakat dengan menggunakan kendaraan ladbak terbuka di lengkapi pengeras suara, pemberitahuan ini Sehan lebih mengutamakan penggunaan bahasa dengan berbahasa ibu (Bahasa Daerah-red), tujuannya agar masyarakat dapat memahami program dari Pemerintah.

Bupati Boltim berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk sementara batasi dulu keluar rumah, kalaupun dalam keadaan penting harus keluar rumah, maka terutama jaga jarak saat bertemu sekurangnya satu meter, jangan dulu berjabatan tangan, terutama bagi orang yang berada dalam rumah, apabila ada tamu berkunjung, utamakan arahkan terlebih dahulu mencuci tangan, juga bila ada pedagang lalu kemudian terjadi transaksi uang, di sarankan agar jangan menyentu lembaran uang tanpa ada pengaman atau pelapis tangan, sesudah itu uang tersebut alangkah baiknya di jemur saat matahari panas atau di setrika, sebab Covid-19 ini tidak tahan panas. Terakhir Eyang berpesan, mari kita saling menjaga keamanan dalam lingkungan kita, terutama kesehatan, bila ada informasi belum jelas tujuannya, bertanyalah pada orang yang faham agar tidak menimbulkan kegelisahan lalu kemudian menambah kekhawatiran di tengah masyarakat,pesan Eyang sapaan akrab Bupati Boltim. (Boby)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *