Antisipasi Tarkam Tambun Versus Dumoga Meluas, Polres Kotamobagu Sebar Edaran

oleh -
Apel siaga Polres Kotamobagu dipimpin AKBP Gani F. Siahaan, S.IK

BULUKUMBA, Suaralidik.Com – Jajaran Polres Kotamobagu melakukan gerak cepat mengantisipasi Tarkam Desa Dumoga VS Tambun.

Informasi yang dirangkum, ketegangan 2 Desa itu berawal ketika warga desa Tambun melakukan konvoi penjemputan salah satu warganya yg meninggal dunia di papua.

Diduga konpoi itu mengganggu warga desa Dumoga dan bahkan membuat keonaran yang mengakibatkan ada yang terkena peluru senjata angin.

Kedua warga desa bak tersulut. Spontan kedua warga desa yang telah memiliki relam jejak kerap tawuran itu, langsung saling lempar.

Reaksi cepat pun ditempuh Kapolres Kotamobagu AKBP Gani F.Siahaan.S.IK yang langsung memimpin  apel.

“saya berharap anggota jangan ada yang terpisah semuanya harus kompak karena kita juga akan di back up oleh TNI. Dan saya ingatkan jangan memakai senjata api karena karena tugas kita hanya mengamankan 2 desa yg akan bersitegang,”imbau Gani saat apel.

Lebih lanjut Pamen 2 melati itu menambahkan, jika ada kedapatan warga yang membawa senjata tajam dan mencurigakan langsung saja di bawa ke Polres.

Selain langkah persuasif, Polres Kotamobagu melakukan pengedaran  surat maklumat kepada semua desa dumoga bersatu agar pada waktu yg di tentukan menyerahkan senjata  seperti halnya senapan angin, samurai, tombak busur dan lain sebagainya akan kami tindak.(***OA)