Asal Ngomong, Gatot Brajamusti Mengaku Jin dan Malaikat Izrail Yang Setubuhi Citra

oleh

JAKARTA,SUARALIDIK.com– Ada hal yang menarik yang di lontarkan Pengacara penyanyi Citra (26), Sudharmono Saputra terkait pengakuan Gatot Brajamusti ( Aa Gatot ) yang mengatakan bahwa dirinya menyetubuhi Citra sebagai bagian dari prosesi ritual gaib dan dirinya hanya sebagai perantara dari Jin serta Malaikat Izrail yang masuk kedalam tubuhnya.

Ngaco dan asal ngomong itu si Aa Gatot yang bilang kalau saat menyetubuhi atau berhubungan badan dengan perempuan-perempuan termasuk Citra bukanlah dirinya, namun yang melakukan hal tersebut adalah titisan Jin dan Malaikat Izrail yang masuk kedalam raganya, jadi kalau sedang bersetubuh dan pakai anting itu adalah Jin-Jin sementara kalau tak menggunakan anting itu baru dirinya ” ujar Sudharmono, Jumat (16/9/2016) kepada awak media.

Kliennya, Citra, dalam menakut-nakuti dirinya, Gatot selalu mengatakan bahwa tak hanya Jin, namun raganya juga dititisi Nabi Sulaiman.

Gatot Brajamusti alias AA Gatot
Gatot Brajamusti Alias Aa Gatot-SUARALIDIK.com

Jadi, pengakuan ngawur Gatot kepada klien kami, ngomong kalau dia adalah titisan Malaikat Izrail yang bisa mencabut nyawa, Nabi Sulaiman dan Jin lah sehingga dengan bersenggama dengan perempuan adalah bagian dari cara Gatot memanggil makhluk-makhluk astral atau makhluk gaib ” tandas Sudharmono.

Lanjut Sudharmono menambahkan, alasan Gatot kepada perempuan-perempuan yang akan di setubuhinya tersebut bahwa Jin yang masuk ketubuh manusia butuh oksigen ” Dan oksigen tersebut adanya di dalam rahim perempuan, begitu cara Gatot menipu korban-korbannya ” pungkas Sudharmono.

Sudharmono mengatakan Citra juga telah bergabung dengan padepokan yang di pimpin Gatot, dan telah bergabung sejak tahun 2007. Da tak hanya Citra yang telah di gauli Gatot,namun dugaannya masih ada sekitar lima perempuan yang telah menjadi korbannya.

Gatot Brajamusti telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Kamis (8/9/2016) lalu dengan nomor Laporan Polisi LP/4360/IX/2016/PMJ/Ditreskrimum, dan di duga melanggar Pasal 285 KUHPidana dan Pasal 286 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.

Sebelumnya Gatot Brajamusti sendiri telah terjerat tiga kasus yakni Narkoba, kepemilikan senjata api, dan kepemilikan satwa dilindungi. Terkait kasus narkoba dia telah jadi tersangka dan ditangani Polda Nusa Tenggara Barat. Sedangkan dua kasus lainnya lagi ditangani Polda Metro Jaya.

REPORTER ; bcht

REDAKSI ; andi awal-suaralidik.com