Aspekindo : Kecewa Dengan Keterlambatan Pembayaran Proyek Anggaran 2016 Dari Pemkab Bulukumba

oleh
Askepindo
Ketua Askepindo : Iful H.Saing

Lidik Bulukumba – Kabar tak sedap tentang isu keterlambatan pembayaran terhadap pelaksana-pelaksana proyek di Kab Bulukumba mulai mencuak ke publik setelah Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila angkat bicara.

Senin 23/01/2017 Albar Ary A.Masba (Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila) yang menyikapi soal keterlambatan pembayaran mengatakan jika terdapat sebagian besar pelaksana proyek di kab Bulukumba hingga kini belum mendapat pembayaran dari pemkab Bulukumba selaku pemberi pekerjaan.

Askepindo
Ketua Askepindo : Iful H.Saing

Ditempat yang berbeda saat dikonfirmasi Ketua Aspekindo ( Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia ) Iful H.Saing juga membenarkan jika apa yang diutarakan oleh ketua Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila

Iful menambahkan hingga saat ini beberapa pelaksana proyek belum menerima pembayaran padahal rekanan-rekanan tersebut telah menyelesaikan pekerjaan bahkan telah melaksanakan penyerahan pertama disertai berita acara PHO (Provisional Hand Over). Sebagaimana diketahui bhw dasar pembayaran termyn 95% dan retensi 5% adalah berita acara PHO disertai jaminan pemeliharaan (surety bond / bank guarantee), namun tidaklah demikian yang terjadi di Bulukumba.

Aspekindo sangat menyayangkan sikap pemerintah kab Bulukumba yang belum membayar sebagai besar pelaksana proyek karena ini akan berdampak pada ekonomi rakyat,diketahui bersama bahwasannya  setiap perusahaan rekanan yang bekerja proyek terdapat minimal belasan keluarga rumah tangga yang menggantungkan harapan (biaya hidup) yang bersumber dari pembayaran pekerjaan mulai dari manajemen, tenaga ahli/terampil hingga tukang dan pekerja/buruh.

Bisa dibayangkan ada berapa keluarga rumah tangga yang saat ini harus menelan pil pahit karena kebingungan menanti pembayaran atas pekerjaannya yang tidak kunjung terbayar (tidak jelas),tutup Iful. ( DRWS/BCHT)