Aspekindo Surati DPRD Bulukumba Segera Hearing Pokja dan ULP

oleh

*Polemik Tahap II Pembangunan Gedung DPRD Bulukumba

BULUKUMBA, Suaralidik.com – Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa konstruksi Indonesia (Aspekindo) Bulukumba, menanggapi tantangan ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamza Pangki untuk terlebih dulu bersurat atau mmemasukkan bentuk aspirasi ke DPRD, sebelum dilakukannya Haeraing atau Evaluasi terhadap Kelompok kerja (Pokja II) dan Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Sebelumnya beberapa pihak termasuk Aspekindo mendesak DPRD melakukan Hearing ke Pokja dan ULP, namun tidak adanya surat berupa aspirasi yang diterima DPRD membuat hal tersebut tak diindahkan, hingga kemudian Aspekindo merespon dengan bersurat pada, Kamis (17/8/17), kemarin.

Didalam surat tersebut, Aspekindo kembali menuliskan sesuai pernyataannya beberapa waktu lalu, terkait kejanggalan pada proses tender tahap dua pembangunan DPRD.

“Kami menyoroti kinerja Pokja 2 karena menurut kami telah terjadi penyimpangan terhadap prosedur yang ditetapkan dalam dokumen lelang dan peraturan presiden ke dokumen pengadaan. Yaitu persoalan menetapkan persyaratan ditahap pertama sub bidang klasifikasi jasa pelaksanaan untuk konstruksi bangunan gedung lainnya (BG009) sedangkan ditahap kedua menggunakan sub bidang klasifikasi jasa pelaksanaan konstruksi bangunan komersial(BG004) padahal jelas bangunan ini satu struktur,” ujar ketua Aspekindo Bulukumba, Iful H Saing kepada Suaralidik.com di kantor DPRD. Kamis (17/8/17).

Dikonfirmasi terpisah, ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamza Pangki mengaku telah menerima surat aspirasi Aspekindo tersebut, yang telah dirinya diaposisi ke Komisi C sebagai mitra kerja Pokja dan ULP.

“Iya sudah, ada saya sudah disposisi ke komisi C untuk dengar pendapat. kalau bukan hari senin, hari selasa kita jadwalkan,” singkatnya melalui pesan Whatsapp. Jumat (18/8/17).

Rep: Indra Chaerunnisa