Astaga, Proyek Senilai Rp 7,9 Miliar di Boltim Tertunda

oleh -
Foto : Abdul Muis, Kepala Dinas PU.

BOLTIM, Suaralidik.Com – Dari 24 paket pekerjaan proyek yang di programkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sepertinya ada beberapa pekerjaan yang harus di tunda karena persoalan lahan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Abdul Muis. Menyebutkan, ada tiga paket pekerjaan di Boltim sekira Rp 7,9 miliar belum dapat terselesaikan karena persoalan lahan.

“Pekerjaan dari bidang Bina Marga belum semuanya bisa diselesiakan sebab masih terkendala hibah lahan dari sebagian masyarakat maupun pihak perusahaan,” sebutnya.

Dia pun membeberkan, jenis paket tersebut. Diantaranya, pengaspalan Jalan Tutuyan -Inalom yang dibanderol Rp 7 miliar, pembangunan Jalan Togid – Hulusita senilai Rp 500 juta serta pembangunan Jalan Perkebunan Tualang Modayag senilai Rp 450 Juta. Totalnya sekira Rp 7,9 miliar.

“Dari tiga proyek tersebut total anggarannya Rp 7,9 Miliar,” kata Muis.

Muis pun mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemegang hibah lahan yang diperuntukan buat tiga paket pekerjaan tersebut.

“Semua paket di PUPR sudah masuk tahap tayang untuk ditender ULP. Namun karena masih ada kendala mengenai hibah lahan, sehingga tiga paket masih ditahan sembari menunggu kepastian hibah sebagai syarat kelengkapan,” jelasnya.

Lanjutnya, faktor utama terkendalanya hibah lahan ada pada pemegang kuasa lahan HGU  PT. Ranomout. Meskipun tak menampik kejelasan soal pemisahan aset perusahaan sudah ada, tetapi Pemkab belum mengantongi surat pemisahan lahan hibah tersebut.

“Tinggal menunggu saja surat hibahnya. Jika sudah ada maka susulan untuk tiga paket tersebut akan dilakukan,” katanya.

Sembari menambahkan total paket yang diajukan untuk proses tayang berjumlah 47 kegiatan yang bersumber dari APBD 2019. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 80 miliar.

“Untuk Bina Marga 24 paket kegiatan, SDA 9 paket kegiatan, dan Cipta Karya 14 paket kegiatan. Selain itu, terdapat pula 4 paket Pamsimas dan Spal 2 paket kegiatan,” jelasnya.

Terpisah, Kabag ULP Boltim Haris Sumanta memastikan jika pihaknya akan segera memproses setiap paket yang masuk. Dia menegaskan tidak akan pernah menahan paket kegiatan dari dinas mana pun termasuk dari Dinas PUPR.

“Perbaikan dokumen paket akan terus dilakukan. Jika sudah lengkap, pasti langsung kita tender. Kami mohon pengertian dari sejumlah rekan pimpinan seluruh instansi yang akan memasukan paket kegiatan di ULP,” tandasnya.(***fibo)