Azimat Tongkat Kayu

oleh
_A. Fahmi Muslih_

Setiap pagi tangan-tangan tua itu
bijak menyelipkan tuah pada tongkat kayu
mengayuh sampan, mengantarkan sabung
bertiga bersama sepasang kaki renta.



Setiap jengkal, berjalan meniti laku lapang
memanggul seteguk kopi dan asa
dengan kepalan tunak, mengusung darah
menundukkan repihan langkah.


Yogyakarta, 2017
11 02 17:23

Abdul Nazaruddin

Rujadi

H.Askar

Harris Pratama