Badan Pusat Statistik (BPS) Bulukumba

oleh

Kepala Seksi Integritas, Badan Pusat Statistik (BPS) Bulukumba, Alidin, Jumat 18 Maret kemarin mengungkapkan, bahwa pencacah akan mulai melakukan pendataan pada tanggal 1 Mei bulan depan 2016, yang sebelumnya, para pencacah akan melakukan pelatihan pada tangga 16 – 31 Maret mendatang di hotel Gran Selinor.

” Sisa mendata, personil kita sudah lengkap untuk melakukan pendataan sensus, yang nantinya akan menjadi refrensi mengukur daya saing antar negara,” ujarnya.
302 personil pencacah segera akan melakukan pemanfaatan sensus ekonomi yang akan mulai dilaksanakan pada 1 Mei mendatang.

Bupati Bulukumba, A.Sukri Sappewali yang dikonfirmasi mengharapkan semua element masyarakat bisa ikut berkontribusi dalam menyukseskan sensus, dimana sensus ekonomi 2016 ini diamanatkan oleh Undang-Undang (UU) nomor 16 tahun 1997 tentang statistik, sebagai bentuk pengabdian kita untuk menghasilkan data penting bagi proses pembangunan bangsa.

” Data yang dihasilkan nantinya sangat penting, bukan hanya bagi pemerintah atau pelaku usaha saja, namun bermanfaat bag semua unsur masyarakat,” ujarnya.

A. Sukri Sappewali juga mengungkapkan jika data sensus nantinya juga dapat memotret daya saing bisnis di Indonesia diantara negara-negara dikawasan regional maupun Internasional. Yang dimana hal tersebut menjadi penting mengingat Indonesia telah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang menurut Sukri harus diantisipasi dan disikapi secara cermat, dengan melakukan sensus ekonomi.
Agenda tersebut adalah kegiatan massif karena mencakup semua lapangan usaha, seluruh skala usaha (Kecuali sektor pertanian), dan semoga 302 pencaca data bisa berbuat sebaik-baiknya, dan seluruh masyarakat ikut berpartisipasi dalam kegiatan Sensus tersebut,”-
Anto LidikĀ IMG_3256_editIMG_3259_edit