Bahu Jalan Pasar Ceppie di padati pedagang kaki lima, Ini penyebabnya

oleh -
Foto kondisi pasar di bawah sana yang kosong tampa penghuni

Sinjai, Suaralidik.com – Para pedagang kaki lima Pasar Desa di ceppie dusun mattiro lau Desa Polewali kecamatan sinjai selatan memadati bahu jalan serta menghambat pengguna jalan bagi pengendara roda dua dan empat, hasil pantauan Tim Suara Lidik jumat, 02/08/2019 pukul 07:30 wita.

Salah satu pedagang kaki lima inisial AB, yang di konfirmasi langsung oleh awak media di lokasi pasar, menyampaikan keluhannya bahwa kami berjualan di sini sudah lama Pak. Dan kami semua naik kepinggir jalan berjualan di karenakan pasarnya terlalu jauh kebawah dan jalananya rusak.

Harapan kami selaku pedagang kiranya pemerintah terkait dapat membantu kami sipedagang kecil ini, agar kiranya pasar kami di sini dapat di tambah luasnya dan di perbaiki jalananya turung kebawah, agar kami dapat kembali berjualan di bawah sana di lokasi pasar yang telah di sediakan oleh pemerintah. Namun perlu di ketahui Pak, Bahwa kami di sini berjualan dan melakukan transaksi jual beli hanya berkisar 2 jam lamanya, itu di karenakan pasar kami di sini pengunjungnya menghubungkan 3 kecamatan di 3 Desa, yaitu Desa Polewali kecamatan sinjai selatan, Desa Bontokatute kecamatan sinjai Borong dan Desa Saotanre kecamatan sinjai Tengah.

Foto para pedagang yg berjualan di bahu jalan pasar ceppie di Desa Polewali

Lanjut AB menambahkan, Bahwa tahun ini makin bertambahnya pedagang lokal yang ikut berjualan di pasar ini di tambah lagi adanya pedagang dari luar sana, jadi kami mengharapkan kiranya pemerintah dapat membantu kami dengan menambah luas are pasar atau di pertingkat bangunannya agar kami dapat berjualan dengan leluasa tampah hambatan, tutur AB.

Imran kepala Desa Polewali kecamatan sinjai selatan, yang di konfirmasi langsung oleh awak media melalui Telfon atau selulernya mengatakan, bahwa saya selaku kepala Desa sudah berapa kali mengingatkan, dan memberi surat teguran kepada para pedagan yang berjualan di bahu jalan pasar ceppie, agar tidak berjualan di bahu jalan karena dapat mengganggu pengguna jalan terutama anak sekolahan dan para tenaga pengajar yang setiap harinya melintasi jalan tersebut.

Lanjut imran menambahkan, Bahwa sejauh ini kami selaku pemerintah Desa sudah berupaya semaksimal mungkin tuk mencari solusi bagi para pedagang agar tidak berjualan lagi di bahu jalan tersebut. Harapan kami selaku pemerintah setempat kiranya pemerintah kabupaten juga dapat membantu kami agar pasar kami dapat di anggarkan tuk proses penambahan luas pembangunan pasar kami ini,agar dapat menampung pedagan lokal maupun dari luar, tutup imran di hadapan media. (***Basri)