Gubernur Kaltim Larang Keras Warganya Ikut Demo 2 Desember 2016

oleh
Demo 2 Desember 2016
Photo : Aksi Demo 4 Nov 2016 lalu.. Lanjutan Aksi Demo Bela Islam 3 , 2 Des 2016

Balikpapan – Warga Kaltim dan Kaltara dilarang keras berangkat ke Jakarta untuk ikut unjuk rasa akan digelar di Jakarta pada 25 November dan 2 Desember 2016 Terkait Kasus Penistaan Agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Aksi Unjuk rasa 2 Desember 2016 adalah aksi menuntut penahanan tersangka Kasus Penistaan Agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Hal ini tegas disampaikan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin dan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Johny L Tobing kepada semua warganya.

mereka yang tetap memaksa berangkat ke Jakarta berarti dekat dengan radikalisme. Yang mana radikalisme banyak yang berujung pada tindakan terorisme.. Lanjutnya.

Dilangsir dari jpnn Gubernur Kaltim menyebutkan “Tidak usah pergi jauh ke Jakarta. Asal jelas maksud aspirasinya tersampaikan. Kalau lihat unjuk rasa 4 November lalu ramai dan tidak kondusif. Jadi tidak jelas maksudnya dan menimbulkan rawan provokasi,” kata Awang dalam Silaturahmi Forkopimda Kaltim dengan Toga, Todat, Tomas, beserta media massa di Aula Makodam kemarin (23/11).

Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak juga menyinggung serangan bom di Gereja Oikumene yang menelan korban jiwa. Menurutnya masyarakat Kaltim masih trauma dengan kejadian tersebut.

Dia juga berharap agar semua masyarakat menjadi lebih waspada. Sebab Kaltim yang kondusif ternyata rawan terorisme dan penyebaran paham radikalisme.