Bangunan Baru Pasar Cekkeng Zona Penjual Ikan Sangat Jorok Dan Tidak Ramah Lingkungan

oleh
penjual ikan pasar cekkeng
Foto : Kondisi pasar cekkeng bangunan baru tampak jorok di area kios penjual ikan

Lidik Bulukumba – Bangunan baru pasar Cekkeng yang terletak Kel.Ela Ela Kec.Ujung Bulu Kab.Bulukumba menjadi sorotan oleh pedagang penjual ikan yang mendapat pembagian lost/kios jualan beberapa waktu lalu.

penjual ikan pasar cekkeng
Foto : Kondisi pasar cekkeng bangunan baru tampak jorok di area kios penjual ikan

Pasalnya kios yang mereka tempati berjualan ternyata tidak memenuhi syarat untuk berjualan dan berdampak besar pada kebersihan lingkungan pasar disekitarnya.Diketahui bersama bahwa penjual ikan banyak menggunakan air untuk mempertahankan kesegaran ikan jualannya namun dari hasil pantauan suaralidik.com di lokasi ternyata tidak terdapat saluran pembuangan air.

Pada hari Sabtu tanggal 18 Februari 2017,pukul 08:30 wita di Pasar Cekkeng Kel.Ela Ela Kec.Ujung Bulu Kab.Bulukumba. terlihat jelas kondisi terdapat genangan air bekas cucian ikan disepanjang lorong jualan yang mengakibatkan para pembeli malas melalui lorong penjual ikan.

Hasil penjualan ikan yang sekarang sekarang ini menurun dari biasanya, itu di akibatkan karena sepanjang jalan yang mengarah ke Lost penjual ikan di genangi air cucian ikan yang menimbulkan bau yang tidak sedap,Keluh penjual ikan di lokasi,Sabtu 18/02/2017.

Bangunan pasar cekkeng yang baru saja difungsikan oleh Pemerintah Kab Bulukumba yang sebelumnya tampak bersih kini hanya dalam beberapa hari sudah tampak jorok dan sangat tidak ramah lingkungan.

Para pedangang terutama penjual ikan berharap agar Pemerintah Daerah datang dan melihat kondisi ini secara langsung dan sesegera mungkin membuat saluran pembuangan air di Pasar Cekkeng.

Ditempat yang berbeda saat dikonfirmasi melalui selulernya,Muh darwis salah satu aktivis Bulukumba mengatakan,kalau pembangunan gedung baru pasar Cekkeng ini termasuk tidak ramah lingkungan karena hanya memikirkan tempat pedagang dan tidak memperhatikan dampak tempat yang dibagikannya ke pedagang itu akhirnya terjadilah seperti ini,jelas darwis Sabtu 18/02/2017 siang 10:00 Wita.

(RGL/BCHT)