Bank Sulselbar Peduli PMI/TKI Siapkan kredit Khusus

oleh -0 views
Pertemuan antara Bank Sulselbar dengan PASMINDO

Makassar, suaralidik.com – Angin segar bagi para calon pekerja migran Indonesia yang kesusahan dan tidak mampu dalam hal biaya pemberangkatan untuk keluar negeri saat ini bisa lega.

Hal ini terjawab sudah setelah PASMINDO SULSEL melakukan pertemuan khusus dengan direktur Bank Sulselbar Rosmala Arifin disebuah cafe beberapa hari yang lalu.

Bukti keseriusan dan kepedulian bank Sulselbar dan PASMINDO ditindak lanjuti oleh Pemimpin Departemen Kredit produktif Akhmad Nur Rizal dan kepala bank Sulselbar kabupaten Takalar Syahrul Upe yang Turut serta hadir dalam pertemuan khusus dengan pengurus PASMINDO SULSEL di kantor bank Sulselbar jalan Ratulangi Rabu 8/01/2020.

Dalam pertemuan tersebut membahas persoalan kendala yang dihadapi oleh sejumlah pencari kerja yang berniat keluar negeri adalah masalah pembiayaan sebagai disampaikan Agussalim Husain selaku ketua umum didampingi sekretaris jenderal Andi Muh Ihsan, wakil ketua Muhammad Darwis dan wakil sekretaris jenderal Muh Nancha Pattanang diruang rapat kantor bank Sulselbar.

Persoalan utama terhambatnya dan pupusnya harapan bagi para calon pekerja migran Indonesia adalah keterbatasan kemampuan dana yang dimiliki oleh para CPMI.

Karena itu diharapkan agar bank yang menjadi tumpuan harapan bagi CPMI ini betul-betul bisa terwujud apa lagi dengan dicanangkannya bank Sulselbar sebagai bank visa.

“Ini akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulselbar terlebih jika produk peduli PMI/TKI melalui kredit betul-betul terlaksana sungguh hal yang luar biasa,”tutur Nancha Pattanang yang saat ini lagi konsen urusi perawat ke Timur tengah.

Sementara itu Akhmad Nur Rizal Pemimpin Departemen Kredit Produktif bank Sulselbar kepada suara Lidik menyampaikan pertemuan dengan PASMINDO sebagai salah satu wadah pemerhati bagi para calon pekerja migran Indonesia maupun yang sudah menjadi PMI adalah sebuah terobosan dalam menangkap dan menyikapi persoalan dengan meningkatnya angka pengangguran.

Dengan adanya bantuan kredit dari bank Sulselbar diharapkan mampu menjadi penyangga bagi CPMI yang sudah pasti dapat mengurangi pengangguran dan upaya pengentasan kemiskinan.(***wis)