Baru Saja Dilantik, Ini Program AKBP Dafcoriza Di Polres Gorontalo

oleh

Kapolres Gorontalo AKBP Dafcoriza Sik. Msc saat disambut satuan Sabara depan pintu masuk Polres Gorontalo, selasa 30/10/2018,(foto Thoger).

Gorontalo, Suaralidik.com – AKBP Dafcoriza Sik. Msc resmi menduduki jabatan Kapolres Gorontalo menggantikan AKBP Purwanto yang dimutasi menjadi Wadir Reskrim Polda Gorontalo.

Setelah pelaksanaan pisah sambut dihalaman Polres Gorontalo selas 30/10/2018 AKB Dafcoriza kepada awak media mengatakan, memprioritaskan program TAKWA yanga akan di berlakukan dilingkungan Polres Gorontalo, untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, dan menurutnya program ini tidak bertentangan dengan program Kapolri.

“TAKWA yang merupakan singkatan dari Taat, Akuntabel, Kekeluargaan, Wibawa dan Apresiasi. Anggota yang bertugas di jajaran Polres Gorontalo dituntut lebih Taat sesuai kepercayaan dan agamanya masing-masing, sedangkan Akuntabel artinya kinerja mereka akan dievaluasi setiap seminggu, sebulan, setahun dan dihitung secara transparan, sehingga mutasi, peningkatan karir dan promosi bukan berdasarkan suka atau tidak sulan, namun diukur pada kinerja mereka,”tutur mantan Kapolres Pohuwato.

Untuk Kekeluargaan lanjut Kapolres, artinya setiap menjalankan tugas harus dengan penuh kekeluargaan meski ia sebagai pimpinan di polres gorontalo. Dan Wibawa sendiri pihaknya berharap, setiap anggota memiliki kewibawaan dalam menjalankan tugas.

“Terakhir Apresiasi, dimana hasil kerja terbaik mereka harus mendapatkan penghargaan. Disetiap peringatan HUT RI akan diberikan reward kepada para anggota berprestasi untuk memotivasi anggota lain agar meningkatkan kinerja mereka,”kata Kapolres.

Pihaknya juga akan berupaya meningkatkan Kamtibmas, mengingat Polres Gorontalo menaungi dua wilayah yakni Kabupaten Gorontalo dan Gorut, AKBP Dafcoriza meningkatkan patroli baik dari Polres itu maupun Poksek.

“Langkah yang kedua menyebar Babinkantibmas untuk lebih difungsikan lagi, dalam artian perlu ditingkatkan, dan Bintara Pengumpul barang keterangan, serta meningkatkan kerjasama dengan unsur pemerintah maupun TNI,”ujar AKBP Dafcoriza.

Terkait keterbukaan publik ia menegaskan, dibawah kepimpinannya pihaknya akan memberikan ruang bagi para jurnalis, untuk memberitakan kinerja kepolisian, menginta hal ini sesuai dengan yang diamanatkan dalam undang-undang.

“Tapi ada tanda kutipnya, kalau kasus tersebut masih dalam pengembangan dan pendalaman, untuk sementara kami belum bisa memberikan keterangan. Namun yang didalami sudah terungkap, maka kami siap untuk memberikan pernyataan terkait penanganan tersebut,” tutup Kapolres Gorontalo,(***Rollink).