Baznas Kotamobagu Adakan Penyuluhan Agama Islam Bagi Mualaf-Mualafah

oleh

Kotamobagu, suaralidik.com–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerja sama dengan Pemerintah Kotamobagu mengadakan penyuluhan agama Islam bagi mualaf-mualafah yang diadakan di Aula KUA kecamatan kotamobagu barat, selasa (12/12) lalu.

Acara penyuluhan Agama di buka langsung Sekretaris Kota Kotamobagu dan dihadiri Kabid Kesra Dinas Sosial Adin Matali, SE, MM, Kemenag Kotamobagu Drs. Fathan Noh, M.Hi, serta Ketua Baznas Kotamobagu Rusdin Bonde, S.Pdi, beserta jajaran pengurus serta undangan dari mualaf-mualafah yang berjumlah 50 orang.

Penyuluhan agama ini merupakan agenda rutin tahunan Baznas Kotamobagu. Kegiatan yang berlangsung hikmad ini juga ditujukan sebagai wadah untuk memupuk tali silaturahim.

Adin Matali, dalam sambutanya mengajak para mualaf-mualafah untuk meningkatkan keimanan dan pengajian.

“Pemerintah kotamobagu saat ini mengusulkan kesejahteraan guru-guru ngaji dan fokus pembangunan mesjid baitul makmur” tutur Adin Matali kepada suaralidik.com pada hari yang sama saat kegiatan berlangsung.

Pemerintah Kotamobagu menyatakan memberi dukungan penuh terhadap program Baznas yang bernuansa keagamaan ini.

H. Rusdin Bonde sindiri mengatakan bahwa dengan diadakan penyuluhan keagamaan semacam ini, mualaf-mualafah akan menjalin hubungan kekeluargaan antar sesama, yang juga merupakan program lainnya dari Baznas kotamobagu peduli.

“Turut berpartisipasi dalam membangun kotamobagu yang bertaqwa serta sejahtera lahir batin, meningkatkan iman dan taqwa sehingga mualaf-mualafah tetap istiqamah dalam pangkuan islam penuh rahmat, menciptakan suasana kelembutan sesama muslim/muslimah sehingga mualaf-mualafah bebas berinteraksi dan beradabtasi lingkungan sesama.” Lanjut H. Rusdin Bonde.

Keterangan lain diperoleh dari Kepala Kementerian Agama Kotamobagu, Drs. Fathan Noh, M.Hi, yang mengajak para mualaf-mualafah untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai keislaman dan ketaqwaan kepada Allah swt.

“Saya Menghadiri undangan Baznas kotamobagu, memberikan materi kepada mualaf-mualafah terkait hal untuk meningkatkan nilai-nilai keislaman dan memupuk ukhuwah, apa yang ada sama kami tidak ada sama mereka (baznas) begitu juga sebaliknya,” tutup Fathan Noh. (Mj/Sm)