Begini Kondisi Lalu Lintas Kabupaten Gorontalo, Pelanggar Lalin Meningkat Drastis, Kecelakan Menurun

oleh
Photo :Kasat Lantas Polres Gorontalo AKP. OMizon Eka Putra, SH, S.IK saat memeriksa surat suarat kendaran pengendara/Foto RDJ

Gorontalo, Suaralidik.Com – Pelangaran Lalu Lintas (lalin) diwilayah kabupaten gorontalo meningkat hingga tiga kali lipat, namun tingkat kecelakan menurun dratis.ini tidak lepas dari oprasi rutin yang dilakukan oleh pihak Dirlantas Polres Gorontalo selama ini.

Hal ini diakui Kasat Lantas Polres Gorontalo AKP. OMizon Eka Putra, SH, S.IK usai melakukan Oprasi rutin di Kawasan Bundaran Perempatan Kayubulan, Limboto, Jumat 31/08/2018.

Menurutnya operasi rutin yang sering dilakukan selama ini sangat berdampak terhadap meningkatnya pelanggar lalu lintas.

“Data pelanggaran dari bulan januari hinga bulan juli 2018 sekitar 3.163 pelanggar, sedangkan tahun kemarin, dalam kurun waktu satu tahun hanya 1000 pelanggar,” kata Omizon.

Pihaknya mengakui bahwa peningkatan ini bukan berarti menandakan jumlah pelanggar makin banyak melainkan operasi rutin yang sering dilakukan.

“Adanya peningkatan pelanggaran lalin ini bukan berarti pelanggar semakin banyak, tetapi karena kita setiap hari melaksanakan operasi, sehingga angka itu yang kita dapatkan.” ujar kasat.

Dengan meningkatnya angka pelagar menurutnya hal tersebut sangat berdampak pada penekanan angka kecelakan didaerah ini.

“Berdasarkan data hingga bulan Agustus ini ada sekitar 163 kasus kecelakaan, sedangkan pada tahun 2017 total kecelakaan mencapai 900.Ini artinya, semakin sering kita melakukan operasi penindakan kepada masyarakat, maka angka kecelakaan akan menurun,” ucap omizon

Diakuinya bahwa pelanggaran yangvsering dilakukan oleh para pengendara adalah pelanggaran kasat mata.

“tidak menggunakan helm, tidak memiliki spion, knalpot racing ataupun tidak dilengkapi dengan plat nomor yang sesuai dengan STNK.”jelas kasat lantas

Ia berhap melalui penindakan tegas yang dilakukan kepada para pelanggar, pihaknya berharap bisa menimbulkan efek jera kepada para pengemudi.

“Kami mengimbau kepada pengendara roda dua, maupun roda empat untuk mematuhi peraturan lalu lintas minimal menggunakan helm maupun sabuk keselamatan, serta hindari menelepon ketika berkendara, sehingga ke depannya tidak ada lagi pelanggaran yang dikhawatirkan berujung kecelakaan.tutup omizon.(***RDJ)