Begini Pesan Bupati Lampung Tengah di Pertemuan dengan Aparatur Kampung se-Kecamatan Selagai Lingga : Ingat Empat Komitmen !

oleh -15 views
Kunjungan kerja Bupati dengan Aparatur Kampung se-Kecamatan Selagai Lingga

Lampung Tengah, Suaralidik.Com – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto, didampingi beberapa Kepala Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan pertemuan dengan Aparatur Kampung se-Kecamatan Selagai Lingga, Senin (02/12/2019).

Dalam arahannya, Bupati Loekman meminta aparatur kampung di Selagai Lingga dapat menggerakkan budaya gotong royong dalam mengisi pembangunan, dengan menjalankan 4 komitmen pemerintah daerah, yaitu satu niat, satu langkah, satu suara, dan satu tujuan.

“Semangat gotong royong memperkuat solidaritas peran serta masyarakat dalam pembangunan. Oleh karena itu, saya mengajak masyarakat Selagai Lingga, khusunya aparatur kampung untuk senantiasa menggerakkan gotong royong. Keberhasilan pembangunan sudah didepan mata,” ujar bupati.

Loekman mengungkapkan, saat ini pemerintah daerah tengah fokus menciptakan kenyamanan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mudah-mudahan dengan semangat gotong royong Kabupaten Lampung Tengah semakin maju dan berkembang menjadi daerah terhebat di Provinsi Lampung.

“Itulah cita-cita pemerintah daerah. Namun,
tanpa kerjasama dan dukungan masyarakat angan- angan itu tidak akan terealisasi. Ayo kita sama-sama membangun daerah dengan menggerakan gotong royong. Apa yang kita cita-citakan bersama, Insya Allah dengan kebersamaan dan gotong royong semua itu akan dengan mudah terwujud,” ungkapnya.

Saat ditanya apakah pertimbangan bupati menaikan insentif aparatur kampung, Loekman mengatakan bahwa melihat dari tanggung jawab mereka melayani warganya. Selain itu, berdasarkan kemampuan keuangan daerah juga mampu meningkatkan insentif para aparatur pemerintah kampung.

“Jadi RT itu waktu kerjanya 24 jam untuk melayani warganya. Karena itulah saya secara pribadi melihat dengan 500 ribu itu dari kebutuhan minimal hidup. Sementara ini pemerintah daerah baru bisa mengalokasikannya. Saya berharap aparatur kampung meningkatkan semangat kerja, dalam memberikan palayan kepada masyarakat. Sehingga apa yang menjadi kendala ditengah masyarakat dapat teratasi,” ungkapnya.(***edy doy)